Pekanbaru (RiauNews). Sepuluh aktivis Himpunan Pelajar Mahasiswa Pelalawan (Himpawan) Kota Pekanbaru, Selasa (23/03/2010) sekitar pukul 10.30 WIB, melakukan aksi di DPRD Riau mendesak terbentuknya Panitia Khusus (Pansus) Hutan Semenanjung Kampar.
Dalam orasinya, massa mendesak DPRD Riau untuk membentuk Pansus DPRD untuk mengusut Kasus Perizinan Semenanjung Kampar. "Cabut izin RAPP di Semenanjung Kampar. Sebab, sepanjang tiga dasawarsa, paradigma yang dilakukan RAPP hanyalah berorientasi bahwa hutan hanyalah sebagai unit bisnis jangka pendek dan ekspor berbasis pada produksi kayu. Sementara, pemerintah dan perusahaan mengabaikan bahwa hutan adalah jantungnya kehidupan dunia," kata demonstran.
Dalam orasinya, massa mendesak DPRD Riau untuk membentuk Pansus DPRD untuk mengusut Kasus Perizinan Semenanjung Kampar. "Cabut izin RAPP di Semenanjung Kampar. Sebab, sepanjang tiga dasawarsa, paradigma yang dilakukan RAPP hanyalah berorientasi bahwa hutan hanyalah sebagai unit bisnis jangka pendek dan ekspor berbasis pada produksi kayu. Sementara, pemerintah dan perusahaan mengabaikan bahwa hutan adalah jantungnya kehidupan dunia," kata demonstran.







