Tampilkan postingan dengan label Hipmawan News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hipmawan News. Tampilkan semua postingan

Hipmawan Hadir Bukan Untuk Berpolitik Melainkan Mempolitisi

Written By Unknown on Jumat, 10 Juni 2011 | 12.06

Hipmawan Hadir Untuk kita semua semata bertujuan sosial dan mengesampingkan hal yang berbau politik dan bukan berarti tidak boleh berpolitik melainkan hanya pembelajaran dalam arti positif. Lebih kongkritnya nilai sosial dalam keorganisasian mesti lebih ditonjolkan dari kepentangan2 lain seperti politik internal organisasi dan hal2 kegiatan berbau Bisnis2 terselubung.

Nilai2 Sosial ?
Nilai inilah yang kita prioritaskan dalam keorganisasian Hipmawan baik secara Internal maupun eksternal organisasi. Mengingat hipmawan hadir sebagai keorganisasian bersifat sosial dan bukan politik dan bulan pula organisasi bersifat bisnis... Hendaknya Hipmawan memprioritaskan pada sosial kemasyarakatan. Seperti membina masyarakat kita betapa pentingnya pendidikan, ekonomi kemasyarakatan, sosialisasi dan pandangan untuk mewujudkan masyarakat yang pintar. Serta hal2 yang menjadi nilai tambah pada masyarakat... Hendaknya hipmawan hadir mendidik kepribadian bukan sekedar intern saja melainkan secara eksternal organisasi berupa segi pendidikan dan sosialisasi lainnya pada masyarakat luas khususnya generasi penerus dengan menggalang kerjasama sosial dengan pemuda2 setempat dalam hal2 tertentu. Hal ini meningkatkan hubungan kemasyarakatan berkala dan secara terus menerus.***

Kerusakan Jalan Pelalawan Sangat Memprihatinkan

Written By Unknown on Sabtu, 12 Maret 2011 | 05.12

Hipmawan News : Kerusakan jalan disepenjang jalan lintas timur Pelalawan sangat memprihatinkan dan membahayakan buat para pengguna jalan. Masalah kerusakan jalan ini sudah berlangsung lama dan hingga saat ini belum ada perhatian pada pihak terkait. Hingga saat ini akibat kerusakan jalan sudah banyak menelan korban baik luka2 bahkan merenggut nyawa.
Hingga saat ini tiada perhatian terhadap perbaikan dan tindakan pengamanan bagi pengguna jalan agar tidak terulang lagi kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban.
Mengenai hal ini kita nggak tahu sampai dimana kebijakan pemerintah daerah terhadap jalan2 nasional namun setahu kita jalan2 yang ada sangat memprihatinkan dan dapat dikategorikan membahayakan yang sewaktu2 bisa mengancam keselamatan pengguna jalan secara umum..
Dipangkalan lesung misalnya , kerusakan disejumlah jalan lintas timur dalam kondisi membahayakan dan telah memakan korban jiwa. kita tak bisa membayangkan jika pengguna jalan melewati kerusakan jalan dengan kecepatan sedang bahkan ada kerusakan jauh dari jangkauan pendangan misal, dipuncak pendakian jalan ...

Kita sebagai mahasiswa peduli masyarakat hanya bisa menghimbau pihak2 terkait agar menjalankan tanggung jawabnya segera. AgAr tidak menelan korban terlalu besar ditempat yang sama...

Menuju Organisasi yang lebih Modern dan Maju.

Written By Unknown on Kamis, 13 Januari 2011 | 20.43

Hipmawan News - Memoderenisasi Organisasi Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan diskala Nasional memang tidak mudah. Perlu adanya kerjasama sgala pihak terkait dan kesadaran kita untuk menyesuaikan diri pada era saat ini. Organisasi yang bertujuan sosial tentunnya harus punya pondasi kuat dalam membangun tingkat sosiality baik antar masyarakat, kaum terpelajar dan pemerintah.. Untuk itu perlu adanya sebuah terobosan memoderenisasi organisasi dalam hal tranformasi sosial... Namun sebelum langkah ini terwujud perlu adanya pembenahan struktur organisasi seperti Nama besar sebagai dasar untuk mensinkronisasikan tiap elemen organisasi yang terdapat dalam stakeholder organisasi tersebut.

Selain itu perlu adanya pembekuan beberapa pelebaran organisasi agar tidak terjadinya multi leader dalam satu lingkupan organisasi seperti yang terjadi pada organisasi pelajar dan mahasiswa Pelalawan dipekanbaru. IPMPB dan HIPMAWAN adalah organisasi pelajar dan mahasiswa Pelalawan yang sama2 mewadahi kecamatan dan ini harus segera dibekukan dan dijadikan dalam satu Himpunan. IPMPB yang lahir dari manajemen konflik kepemimpinan dan memisahkan diri dari kesatuan Hipmawan tentu ini sebuah dampak buruk organisasi dalam modernisasi organisasi kedepan. Dan tentunya dalam wadah IKMPI yang mempunyai kebijakan organisasi pelajar skala Nasional yang segera diselesaikan. Dan Tugas IKMPI lah yang membekukan IPMPB dan mengembalikan lagi dalam kesatuan HIPMAWAN dan mencari solusi dengan baik dan bijak.

Adapun persyaratan dalam memoderenisasi organisasi tentunya menyelesaikan konflik internal organisasi dan membangun transformasi sosial antar tiap elemen. Pembenahan strukturisasi dengan rapi dan memiliki satu nama besar untuk memudahkan dalam membangun transformasi antar elemen. Realita saat ini buruknya strukturisasi organisasi skala Nasional telah mengkerdilkan organisasi ini... Smua lepas dan tidak berada dalam satu simpul. Seperti pelajar dan mahasiswa yang terdapat dibeberapa provinsi diindonesia namun juga terdapat beberapa nama yang berbeda-beda. Seperti IMAPPEL (Padang), Hipmawan (Jakarta dan Pekanbaru), IPMR-KP (Jogjakarta), HIMAPEL (Bandung) dan juga di medan dan lampung. Perbedaan nama yang mencolok ini tentunya sangat menghambat berjalannya transformasi antar organisasi. Tidak bisakah semuanya berlabel satu nama HIPMAWAN dan yang membedakannya hanya tempat atau provinsi yang bersangkutan.

Kelalaian kebijakan IKMPI dalam mentata strukturisasi organisasi ini justru akan berdampak buruk kedepan. Pelebaran organisasi dengan membuat nama organisasi yang semudah membalikan telapak tangan ini akan menjadi-jadi. Tanpa kebijakan akan sulit meredam egoisme kelompok tertentu yang secara sengaja memecah oraganisasi menjadi beberapa bagian. Contoh nyata IPMPB berdiri sejajar dengan HIPMAWAN buah dari manajemen konflik yang diterapkan kelompok tertentu.

Banyak hal yang perlu dipertimbangkan untuk kemajuan organisasi pelajar dan mahasiswa Pelalawan. Tidak ada kemajuan tanpa perubahan dan tiada perubahan tanpa pembaharuan. Dan IKMPI harus mempertimbangkan reformasi pada organisasi yang diwadahinya dan pembekuan IPMPB dikembalikan lagi dalam kesatuan HIPMAWAN secara Bijak demi terwujudnya organisasi sesuai visi dan misi dan cita2 bersama untuk menjadi generasi penerus muda penerus yang terencana, terorganisir, terpantau dan terlaksana dengan tuahnya. ***

Gerakan Pemilukada Cerdas Hipmawan

Written By Unknown on Selasa, 11 Januari 2011 | 12.32

Oleh : bukharigabriel@yahoo.co.id

menghadapi pemilihan kepala derah kabupaten
pelalawan HIPMAWAN Pekanbaru akan melaksanakan
GERAKAN PEMILUKADA CERDAS pemilih Cerdas menjadi penyadaran, terutama bagi pemilih pemula untuk
menggunakan potensi akalnya secara sadar
memutuskan suatu pilihan. Ini dapat menekan
kegamangan kandidat mana yang pantas dipilih dari
foto mereka bertebaran di seluruh penjuru' Gerakan
pemilih cerdas menjadi pengajaran bagi rakyat agar merdeka dalam berpikir, merdeka memutuskan pilihan.
Tanpa intimidasi, hasutan, tipuan, dan rayuan yang
penuh birahi kekuasaan. Masyarakat perlu terus
diingatkan jangan sampai terjebak dengan rayuan-
rayuan iklan para pemburu kekuasaan dipinggi-pinggir
jalan. Gerakan pemilih cerdas juga sangat penting untuk menekan angka golongan putih (golput). Sebagaimana
diketahui, berdasarkan pengalaman sejumlah pilkada,
jumlah golput diperkirakan sekitar 40-45 persen. Begitu
juga hasil survei sejumlah lembaga penelitian. Bahkan
hasil polling Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan
ada sekitar 80 persen suara swing voter. Dari jumlah tersebut, sebanyak 35 persen lebih berpotensi golput.
Menggunakan hak untuk memilih jauh lebih mashlahah
untuk mendorong tercipta parlemen dan pemerintahan
yang kuat dan memiliki legitimasi kuat. Dimaklumi
golput adalah hak untuk tidak memilih yang biasanya
muncul dari kalangan pemilih terpelajar yang merasa apatis terhadap parpol atau calon yang diusung parpol.
Di sinilah diperlukan kecerdasan pemilih untuk
menggunakan hak pilihnya agar menutup peluang
kesalahan dalam menentukan juru selamat. “Ibarat mau mencari juru selamat, malah yang dipilih adalah
pencuri”. Golput bukanlah pilihan cerdas. Selain bertentangan nilai-nilai kebangsaan yang menjunjung
tinggi nilai patriotisme dan negarawan, juga membuka
peluang terpilihnya politisi busuk masuk dalam
lingkaran kekuasaan. Jadi, masyarakat mesti menjadi
pemilih cerdas dengan memilih kandidat yang memiliki
kompetensi

Catatan Tambahan
Bagi yang ingin berbagi artikel bisa kirimkan ke hipmawan@gmail.com atau pada Kirim Artikel

Insiden Penyerangan Mahasiswa Pelalawan dirumah sendiri

Written By Unknown on Jumat, 07 Januari 2011 | 21.54

Pekanbaru (7/01/11) sekelompok pemuda lebih kurang 80 orang melakukan penyerangan membabi buta disebuah kos-kosan Jl. Amalia III marpoyan yang dihuni mahasiswa pelalawan dan terdapat beberapa orang korban pemukulan yang dengan sengaja direncanakan sekelompok orang tersebut.

Dilihat dari kronologis kejadian berawal dari minggu-minggu akhir sebelum kejadian beberapa anak sering melakukan track dengan knalpot kencang persis didepan kos yang dihuni mahasiswa pelalawan tersebut sehingga suaranya sangat mengganggu hal ini diperparah sekelompok orang yang menggunakan knalpot cempreng dengan suara keras sering melakukan track didepan kosan pukul 00:00 malam. Sehingga menyulut emosi beberapa rekan mahasiswa yang merasa terganggu.

Hari berikutnya peristiwa itu terulang dan beberapa rekan mahasiswa turun dan pelaku tracking distop dan diperingati untuk tidak melakukan hal yang mengganggu ketentraman masayarakat mengingat berada dikawasan pemukiman masyarakat apa lagi pada saat jam malam. Namun hal itu justru sekelompok orang yang melakukan track dengan knalpot yang kencang justru berbuat ulah semakain menjadi-jadi dengan sengaja meng-gas-gas knalpot cempreng tersebut dengan sengaja hingga terjadi insiden pelemparan sepatu oleh salah seseorang mahasiswa pelalawan pada pelaku kereta yang memiliki knalpot kencang tersebut.

Sekelompok orang merasa tidak terima atas pelemparan sepatu tersebut sehingga mendatangi kos-kosan yang dihuni mahasiswa pelalawan. Sehingga terjadilah adu mulut sehingga setelah mendapatkan penjelasan dari kedua belah pihak pihak pemuda setempat melakukan perdamaian dengan catatan kedua belah pihak tidak mengulangi kesalahan yang sama. Baik melakukan gas kencang dengan knalpot cempreng didepan kosan baik disengaja ataupun tidak dan melakukan tindakan pelamparan pada pelaku dan juga kedua belah pihak mendapatkan kecaman keras dari pemuda setempat dan akhirnya kedua belah pihak bersepakat dengan damai dan membubarkan diri.

Dan selang beberapa menit, beberapa mahasiswa mulai beraktivitas seperti biasa, nonton dan belajar bagi yang melakukan ujian esok harinya... Tanpa diduga sama sekali sekelompok orang sekitar 8O orang melakukan penyerangan secara membabi buta. Dan memukul beberapa mahasiswa yang kebetulan berada dalam rumah. Mengingat jumlah penyerangan tersebut sangat banyak beberapa mahasiswa hanya bisa pasrah. "kami nggak bisa melakukan perlawanan mengingat jumlah mereka yang melakukan penyerangan cukup banyak, jika kami melawan mungkin kami lebih parah dari sekarang" tutur seorang mahasiswa yang menjadi korban terhadap insiden tersebut.

Beberapa yang menjadi korban pemukulan Syafrie (sekretaris infokom hipmawan), Samsur, Edi B dan Saliman. Mengaku pasrah terhadap insiden yang berlangsung secara tiba-tiba tersebut. Syafri salah satu menjadi korban insiden tersebut mengaku bahwa serangan itu tidak disangka-sangka dan menurut kami ini penyerangan yang direncanakan. Dan kami pikir masalah sepeleh itu udah kelar dengan damai dan tak diperpanjang. sehingga kamipun dari mahasiswa yang merasa semua baik-baik aja tidak menyangka adanya penyerangan balik membabi buta pada kosan kami dan kami yang merasa kaget cuma bisa pasrah hingga datang beberapa orang dari pemuda lain dan RT setempat melerai.

Dan kami sedikit tenang ketika selang waktu yang tidak lama temen mahasiswa Pelalawan lain berdatangan kelokasi kejadian. Sebagai penengah dari insiden tersebut.

keputusan akhir kedua belah pihak melakukan perdamain tertulis antara samsur dan hadi sebagai penyebab insiden itu terjadi. Namun beberapa mahasiswa yang menjadi korban tidak bisa berbuat apa-apa karena pihak yang bersangkutan tlah menyepakati dengan damai dan syafri menuturkan meskipun adanya perjanjian tertulis namun itu hanya antara samsur dan hadi bukan kita yang menjadi korban penyerangan yang direncanakan tersebuat padahal sebelumnya telah disepakati damai secara lisan meskipun belum tertulis. Dan kami bisa saja melaporkan ini secra resmi pada kepolisian dan menutut mereka yang melakukan pemukulan kepada kami yang hanya korban melerai baku hantam tersebut. Kami juga sudah membaca surat perjanian tersebut korban pemukulan tidak dicantumkan. Namun kami sebgai korban dari insiden tersebut masih mempertimbangkan waktu dan dampak baru akibat masalah ini hingga kepolisian mengingat kami juga dalam masa ujian semester.

adapun kerugian yang kami derita atas insiden penyerangan tersebut selain korban pemukulan beberapa mahasiwa yang mencoba melerai juga terdapat satu motor yang rusak diakibatkan insiden tersebut...

Manajeman Informasi dan Strukturisasi Organisasi Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan...

Written By Unknown on Minggu, 02 Januari 2011 | 11.32

Bisakah Ilmu Manajemen Organisasi diterapkan pada organisasi yang berorientasi sosial ditubuh IKMPI dan HIPMAWAN... ? jika kita berpikir IKMPI dan HIPMAWAN organisasi yang kerdil itu salah... Ada dua sudut pandang yang bisa diketegorikan IKMPI dan Hipmawan itu besar dan justru sebaliknya IKMPI dan Hipmawan itu kecil... Bagi orang mengetahui Hipmawan dan IKMPI organisasi pelajar ini sangat besar.. Memiliki ribuan anggota yang tersebar dibeberapa provinsi di Indonesia. Justru dikatakan kecil dan sangat disayangkan IKMPI tidak memiliki manajemen yang baik untuk mensinkronisasikan secara keseluruhan sehingga tiap elemen berjalan dengan manajemen dan kebijakan sendiri. Tidak adanya singkronisasi satu sama lain dan lemahnya manajemen strukturisasi ditubuh IKMPI dan tidak adanya kebijakan intern organisasi sehingga tiap elemen berjalan sendiri2 dengan nama sendiri, tekat sendiri tanpa adanya sosial control dari IKMPI dan manajemen yang diterapkan untuk mengikat satu sama lain menjadi satu kesatuan....

Sebenarnya untuk menerapkan manajemen ditubuh IKMPI tidak sulit dan bisa diterapkan jika mereka mau sedikit berpikir untuk lebih baik... Jika keadaan seperti ini dibiarkan organisasi yang kita cintai ini tidak akan pernah menjadi besar dan terus akan berjalan ditempat dari generasi ke generasi...
apapun organisasinya baik berorienntasi sosial maupun bisnis dll tanpa adanya manajemen organisasi tidak akan pernah berkembang menjadi besar... Majunya sebuah organisasi sangat bergantung pada manajemen yang tepat dan titik akurasi yang benar... Sayangnya saat ini IKMPI berjalan tanpa Manajemen, tanpa kebijakan, dan tanpa titik akurasi yang ditargetkan... Kenapa ? Lihat saja realitanya IKMPI saat ini. kepala keluarga organisasi pelajar yang bisa dikatakan lumpuh dan tidak tahu harus berbuat apa terhadap anak2nya...

jika Organisasi Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan ini Bubar atau terpecah karena tidak bisa mengontrol rasa egois Hipmawan dan dibiarkan bergerak secara golongan. Maka yang paling bertanggung jawab adalah IKMPI. Jika ada perpecahan atau pelebaran organisasi ditubuh keorganisasian. Maka yang disalahkan adalah IKMPI...

Disini Hipmawan berharap Untuk IKMPI kongres selanjutnya agar bisa menerapkan Manajemen Strukturisasi yang benar ditubuh IKMPI dan membangun social control yang lebih aktif dan menerapkan Duta Transformasi social dan pendataan yang akurat dan merangkul secara keseluruhan baik senior dan junior dalam ikatan keluarga yang besar dan terus besar...

Apa yang harus dibenahi di IKMPI ?
Menerapkan Manajemen Strukturisasi dengan benar
IKMPI sebagai induk organisasi yang mewadahi seluruh organisasi pelajar dan mahasiswa pelalawan mampu menjadi agen of change dan social control dengan membangun kebijakan intern oraganisasi baik penerapan organisasi dalam satu wadah nama besar untuk mengikat tiap elemen dan mencegah pelebaran organisasi baik ditimbulkan manajemen konflik (polemik Hipmawan Pekanbaru) baik disebabkan ego pelebaran organisasi disebabkan oleh golongan tertentu. manajemen strukturisasi ini bisa diterapkan seperti ini IKMPI (Puncak Organisasi) >> Hipmawan (Midle Organisasi) untuk seluruh organisasi pelajar dan mahasiswa pelalawan yang tersebar diseluruh Indonesia >> Anggota seluruh kaum pelajar dan mahasiswan diseluruh indonesia.... Artinya Hipmawan dan IKMPI menjadi nama besar organisasi yang dilisensikan pada pemerintah sehingga menutup kemungkinan oraganisasi baru lahir dikalangan pelajar dan mahasiswa pelalawan.

Menerapkan Manajemen Transformasi antar tiap eleman
IKMPI membentuk sebauh manajemen transformasi dengan menerapkan duta di tiap elemen organisasi dan dalam hal ini bisa diwakilkan pada infokom ditiap elemen. Demi menjalin komunikasi dan pendataan yang lebih akurat...

Program Social skala nasional yang melibatkan secara keseluruhan
IKMPI membangun program yang bertujuan melibatkan secara keseluruhan baik senior maupun junior yang bisa meningkatkan nilai dan loyalitas dalam kebersamaan. Dan rangkul kembali smua senior yang terdata dan libatkan dalam satu pertemuan tuk saling mengenal... Dalam satu program reunian akbar misalnya...

Identitas Organisasi
Akan lebih baik lagi organisasi pelajar dan mahasiswa pelalawan yang memiliki identitas yang dibubuhkan pada sebuah kartu identitas resmi seumur hidup artinya sekali Hipmawan tetap Hipmawan... Kartu identitas yang berlaku slamanya dan sebagai tanda yang membedakan kita dengan yang lain...

Nah disinilah letak marwah dan martabat organisasi dimata publik, pemerintah maupun swasta... Dan inilah langkah akar Ikatan Keluarga Besar Hipmawan terjalin dengan pola manajemen yang baik dan berkelanjutan...

IKMPI harus bertanggung Jawab terhadap polemik ditubuh Hipmawan

Written By Unknown on Kamis, 30 Desember 2010 | 11.31

Belakangan ini maraknya organisasi baru yang bermunculan selain organisasi Hipmawan sangat mengkhawatirkan terjadinya perpecahan yang serius ditubuh hipmawan. Hal ini disebabkan lemahnya kebijakan intern IKMPI dalam tata keorganisasian Ikatan Keluarga besar Mahasiswa dan Pelajar indonesia untuk pelalawan... Tidak adanya kebijakan yang mengatur tata keorganisasian berefek mudahnya golongan tertentu membuat organisasi baru. menerapkan manajemen konflik dengan keegoisan berlebihan sehingga berujung pada perpecahan.

Lemahnya Manajemen Strukturisasi IKMPI dalam tatanan keorganisasian pelajar dan mahasiswa pelalawan ini akan menimbulkan polemik yang tak terkontrol dan pelebaran organisasi akan semakin marak terjadi dan semakin menjadi-jadi. hal ini adalah masalah yang serius yang harus dicari jalan keluarnya dan butuh kerjasama dengan pihak pemerintah pelalawan dalam menutaskan masalah ini untuk pelajar dan mahasiswa pelalawan yang bersatu dalam satu wadah yang sama.

Hipmawan dilarang berpolitik karena tujuannya bersifat sosial tapi kenyataan sekarang politik tak bisa terlepas dari segi kehidupan termasuk dalam keorganisasian. Meninjau lebih jauh politik akan terlihat saat2 penggantian pimpinan Hipmawan. banyak strategi dimainkan bahkan adanya semacam penerapan dua opsi Seperti yang terjadi diwaktu silam penerapan dua strategi sekaligus... Strategi A dan Strategi B yang mana strategi awal untuk kemenangan dan kedua jika menuai kekalahan. Hal ini terjadi pada saat mahasiswa perairan pelalawan menuai kekalahan dan strategi kedua Manajemen konflik yang berujung perpecahan berjalan mulus hingga saat ini tetap berlanjut...

Kenapa ini sampai terjadi ? Kelemahan kebijakan IKMPI dalam tatanan keorganisasian. Sedemikian mudahnya golongan tertentu membuat organisasi baru yang seharusnya ini bisa dicegah melalui kebijakan intern IKMPI yang disahkan dan diakuisisi pemerintah daerah Pelalawan. Pertimbangan ini diambil belakangan ini maraknya organisasi ditubuh pelajar dan mahasiswa pelalawan seperti Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan Bersatu (IPMPB) dan Gerakan Mahasiswa Pelalawan Indonesia (GMPI) yang semuanya berawal dari Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan (Hipmawan). hal ini akan membingungkan banyak pihak baik dari kalangan mahasiswa maupun pihak pemerintah sendiri. Begitu banyak organisasi yang mengatas namakan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan yang akan berakibat fatal buat Hipmawan kedepan. Hal ini diperlukan manajemen yang mengatur tatanan organisasi yang sah dari IKMPI dan Pemerintah untuk mencegah gerakan2 lain yang mengatas namakan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan.

Pelebaran organisasi ini mungkin tidak bisa dicegah Hipmawan melainkan ini tanggung jawab IKMPI sebagai kepala Organisasi untuk memenej anggota tubuhnya yang melenceng. Perlu adanya kebijakan yang meluruskan hal ini. Harus adanya campur tangan IKMPI, Senior Hipmawan dan Pemerintah daerah...

Hal yang paling dominan dan akan memperburuk kondisi Hipmawan kedepan sepatutnya menuai solusi yang bijak. Demi persatuan dan kesatuan pelajar dan Mahasiswa Pelalawan kedepan.

Langkah yang mungkin bisa diambil oleh IKMPI dan Senior Hipmawan segera membentuk kebijakan Intern Organisasi kemudian disahkan oleh pemerintah daerah Pelalawan....

1. IKMPI harus menciptakan satu nama besar sebagai wadah organisasi pelajar dan Mahasiswa Pelalawan yang tersebar dibeberapa provinsi di Indonesia. dengan pertimbangan organisasi yang besar harus memiliki nama besar. Seperti Hipmawan Untuk semua... (Hipmawan Jakarta, Hipmawan Bandung, Hipmawan Jogjakarta, Hipmawan Medan, Hipmawan Padang, Hipmawan Pekanbaru, Hipmawan Lampung dst) yang semuanya dalam satu wadah nama besar Hipmawan

2. IKMPI harus menciptakan kebijakan intern tatanan organisasi untuk Hipmawan skala nasional seperti menetapkan nama Hipmawan sebagai nama besar dan menekan pelebaran sayap organisasi yang mengatas namakan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan baik diakibatkan manajemen konflik mau gerakan tertentu. Kemudian dimaklumatkan dan diakuisisi pemerintah Pelalawan.

3. IKMPI sebagai kepala organisasi seluruh badan organisasinya mampu menjadi social control of Hipmawan dan bertanggung jawab terhadap permasalahan dalam internal organisasi.

4. IKMPI harus memiliki duta disetiap Himpunan pelajar dan Mahasiswa Pelalawan yang tersebar dibeberapa provinsi di Indonesia sebagai social control organisasi dan badan transformasi antar tiap elemen baik dlam pendataan dan imforrmasi

5. IKMPI bekerja sama dengan pemerintah untuk rekomendasi penuh untuk Hipmawan dalam membangun loyalitas dan kebersamaan dalam satu wadah Hipmawan. artinya tanpa rekomendasi Hipmawan sgala sesuatunya tidak boleh ditolerir pemerintah tanpa didasari rekomendasi Hipmawan. Baik beasiswa, rencana kegiatan, dll... Dengan ini pemerintah terfokus pada satu wadah saja.

Kebijakan akan menuai sebuah keputusan yang membuka jalan pada kebenaran. Dan inilah yang akan menutup gerakan sayap organisasi lain yang mengatas namakan pelajar dan Mahasiswa Pelalawan...
Jika ini tidak berjalan dan IKMPI tetap bungkam tanpa menunjukan kinerjanya sama sekali alamat Hipmawan akan menuai kehancuran dan Jalan ditempat tanpa ada perubahan yang signifikan. seperti yang disampaikan Tokoh Hipmawan Pekanbaru Zarda Ikhwan "Jika IKMPI hanyalah sebuah Popularitas tanpa menunjukan Kinerjanya sama sekali sebaiknya dibubarkan saja"

Note : artikel ini merupakan bentuk solidaritas atas keprihatinan realita saat ini...

Dokumentasi KBSM Lipai Bulan Hipmawan Pekanbaru

Written By Unknown on Minggu, 26 Desember 2010 | 02.57

Kamis (23/12/10) sekitar 150 Mahasiswa/i Hipmawan pekanbaru yang tergabung dari beberapa universitas dipekanbaru dan 6 orang ditingkat SMAN Bandar Petalangan berangkat ke desa lipai bulan dalam rangka kemah bakti sosial masyarakat . Namun sebelumnya seluruh mahasiswa hipmawan Pekanbaru melakukan acara pelepasan di depan kantor bupati pelalawan yang diwakili Bapak Zerdawan yang menyampaikan beberapa pesan dan nasehat dalam melaksanakan Kemah bakti sosial yang berorientasi pada mewujudkan rasa gotong royong pada masyarakat didesa lipai bulan. Beliau berharap acara bakti sosial tersebut berlangsung lancar dan akhirnya acara pelepasan ditutup dengan do'a...
meski sedikit halangan mengenai perlengkapan tenda namun semangat juang panitia KBSM 2010 tak pernah kendor meski pelaksanaan sedikit melenceng dari jadwal semestinya...

Setelah smua persiapan terpasang termasuk tenda dan perlengkapan malam harinya hipmawan pekanbaru beserta kawan2 meresmikan pembukaan KBSM yang dibuka langsung oleh Kepala Desa setempat dimasjid Al-ikhsan. Sekaligus acara perkenalan pada masyarakat setempat dan pembagian kelompok regu KBSM yang akan diturunkan besok harinya

Adapun program2 yang diselenggarakan pada KBSM Lipai Bulan Hipmawan Pekanbaru diantaranya sebagai berikut :
1. Program Kesehatan Masyarakat
Hipmawan Pekanbaru Untuk KBSM kerja sama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Kerumutan Mengadakan Program Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Desa Lipai Bulan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat setempat. Program ini cukup sukses dan banyak masyarakat setempat ikut dan berobat atas keluhan yang mereka derita...
2. Kerja Bakti Sosial Masyarakat
Dalam program ini beserta Hipmawan Pekanbaru yang tergabung dalam KBSM Hipmawan Pekanbaru melakukan kerja bakti sosial dibeberapa tempat di desa lipai bulan. Meliputi ... Pemakaman dan Masjid. Hal ini bertujuan bahwa pentingnya semangat kegotong royongam dalam membangun desa yang mandiri dan maju secara berkelanjutan. Dengan semangat bersama tak ada yang tak mungkin terwujud dalam kebersamaan...
3. Keagamaan dan Silahturrahim
Dalam program ini bebrapa kegiatan agama berupa siraman rohani dari mahasiswa fakultas agama peserta kbsm dimasjid setempat dalam rangka silahturahmi pada masyarakat setempat... Temu ramah mahasiswa dan masyarakat Serta sesi acara sholat bersama dll
4. Identipikasi
Dalam hal ini anggota KBSM Hipmawan pekanbaru memberi plang nama disetiap perangkat RT/RW serta nama jalan yang ada didesa lipai bulan juga peresmian penggantian nama simpang sepakat yang telah dikenal negatif dikalangan masyarakat riau khususnya pelalawan menjadi Jl. Datuk Tungkat
5. Motivasi Senior Hipmawan Pekanbaru
Serta gak ketinggalan Hipmawan pekanbaru senior memberikan beberapa motivasi dan pandangan untuk hipmawan lebih baik kedepan. Juga dihadiri camat kerumutan yang berlangsung pada hari ke 2 KBSM yang dikuti seluruh peserta KBSM. Program ini merupakan temu ramah antar hipmawan junior dan senior untuk Hipmawan.
6. Penghijauan
Penghijauan yang dipimpin langsung camat kerumutan beserta senior Hipmawan pekanbaru. Penanaman berupa sejumlah pohon dibeberapa tempat didesa Lipai Bulan ini berlangsung pada hari kedua sore harinya.
dan Program Sosial Lainnya

Ucapan terima kasih juga disampaikan Ketua Hipmawan Izun pada masyarakat Desa Lipai Bualan atas keramah tamahannya dan sambutan terhadap seluruh peserta kbsm Hipmawan Pekanbaru dan teman2 yang ikut berpastisipasi dan kerja sama bahu membahu menyukseskan program ini. Serta pada pemerintah pelalawan yang mensupport program ini..

Rasa prihatin atas buruknya infratruktur, penerangan dan kurangnya minat pendidikan disana hanya terdapat satu SD dari 40 siswa dari kelas 1-6 dan untuk kelas 6 hanya terdiri dari 3 org... Hal ini diperparah oleh buruknya infrstruktur sekolah dan kurangnya tenaga pengajar disana dan susahnya adek2 disana untuk melanjutkan kejenjang lebih tinggi karena infrstruktus sekolah hanya SD saja. berharap adanya perhatian pemerintah khususnya Dinas Pendidikan Pelalawan untuk meninjau langsung kelokasi melihat secara nyata dan real disana. adapun infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat adalah penerangan, sarana pendidikan, sarana kesehatan masyarakat. Dll...

Nah buat sobat hipmawan yang ikut kemah bakti sosial masyarakat didesa lipai bulan bisa berkomentar disini seputar kesan dan pesan slama program ini berlangsung...

Hipmawan Pekanbaru akan mengadakan KBSM didesa lipe bulan

Written By Unknown on Jumat, 17 Desember 2010 | 13.46

Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan (HIPMAWAN) akan mengadakan Kemah Bakti Sosial di Desa Lipe Bulan Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan yang akan diadakan pada tanggal 23 s/d 26 Desember 2010. Program ini merupakan perwujudan peran penting mahasiswa dalam pengabdian pada masyarakat luas serta membangun kebersamaan diantara pelajar dan mahasiswa pelalawan sendiri...

Iwanto yang merupakan ketua panitia KBSM sendiri memaparkan "ini merupakan program rutin hipmawan dalam peran penting hipmawan dalam mengabdikan diri untuk masyarakat dan kegitan yang berorientasi pada kebersamaan hipmawan sendiri, slama tiga hari tentunya sudah dirancang program yang akan dilaksanakan nanti"

menurut perkiraan akan ada minimal 20 mahasiswa akan ikut pada program ini dari seluruh kecamatan diseluruh pelalawan yang tergabung dalam hipmawan yang ada dipekanbaru. dianggarkan sebanyak 3 Bus kota diberangkatkatkan kelokasi baksos. Bagi yang mau ikutan bisa segera daftarkan diri di sekretariat Hipmawan Pekanbaru Jl. Pembangunan No.26 marpoyan dan perwaakilan disetiap universitas dipekanbaru... Hal ini pihak panitia memerlukan data berapa yang akan berangkat agar tidak terjadi hal2 yang tidak diinginkan nantinya...

Adapun rangkaian kegitan yang akan dilaksanakan pada KBSM ini meliputi, kegiatan bakti sosial dan masyarakat sebagai program inti slama dua hari dan sehari pada akhir kegiatan juga akan diadakan semacam hiburan berupa game, doorprize, malam keberamaan serta jika dana memadai disertai hiburan menarik lainnya sebagai penyemangat dan pengobat rasa lelah selama berbakti pada masyarakat. Tentunya ini akan memjadi pengalaman yang menarik serta ajang membuktikan jati diri mahasiswa tentang peran penting dalam pengabdian pada masyarakat luas...

Riezal Fachrozie selaku pihak Infokom sendiri siap mendokumentasikan Momen berharga ini melalui media www.hipmawanindonesia.blogspot.com yang akan meliput setiap kegitan baik secara agenda maupun photo yang akan diupdate saat baksos berlangsung sehingga menjadi dokumentasi yang bisa jadi acuan buat hipmawan kedepan untuk lebih baik lagi dalam menjalankan perannya pada pengabdiannya pada masyarakat luas.
Riezal Fachrozie juga menuturkan bahwa ini adalah momen amal dan akan menjadi momen terbaik hipmawan selama dekade kepengurusannya. Tentunya dengan adanya infokom ini tentu rasa loyalitas teman2 kita yang lain semakin meningkat. Kebersamaan harus dipertunjukan agar sahabat kita menjadi loyal nantinya...

Nah... Buat sahabat kita yang ada dipekanbaru yang tergabung dalam himpunan pelajar dan mahasiswa pelalawan tunggu apa lagi.. Kapan lagi kita tunjukan rasa persatuan dan kebersamaan kita. tunjukin pada dunia eh pelalawan kita bahwa kita adalah pelopor masa depan pelalawan kedepannya... Semoga program amal ini menjadi ibadah buat kita dan membangun rasa kebersamaan dan persaudaraan kita antar kalangan pelajar dan mahasiswa pelalawan...***

Salam Kompak selalu
Admin Infokom Hipmawan Pekanbaru

beberapa perwakilan mahasiswa pelalawan hadiri pencabutan nomor urut calon bupati pelalawan

beberapa perwakilan mahasiswa yang tergabung dalan tim relawan calon bupati pelalawan ikut hadir di KPU Pelalawan dalam agenda pencabutan nomor urut peserta Pemilukada 2011.
Hasilnya,
1. M Harris- Marwan Ibrahim
2. Tengku Khalil Jaafar-Husni Thamrin dan
3. Anas Badrun-Narsum
pengundian nomor urut peserta calon bupati Pelalawan periode 2011-2016 bejalan lancar dan aman.
relawan dari kalangan mahasiswa hipmawan menyaksikan secara langsung pengundian nomor urut tersebut yang bertempat di gedung
Daerah Laksamana Mangkudiraja Komplek Kantor
Bupati Pelalawan pada hari Jumat 17 Desember 2O10 pukul 14.00 Wib
rapat pleno terbuka tersebut juga dihadiri ketua KPU Pusat yang sempat hadir menyaksikan pencabutan nomor urut tersebut. Dan memberikan beberapa kata sambutan yang Intinya, berharap masing-masing calon bupati dan wakil bupati, menciptakan Pemilukada Pelalawan dengan motto Pemilukada SEJUK (Santun, Edukatif, Jujur dan Kekeluagaan). Guna mewujudkan Pemilukada Sejuk tersebut tegas Harus didukung penuh oleh semua komponen, mulai dari Panwas, PPK, Masyarakat serta peran serta Pemerintah Kabupaten Pelalawan. Dan diharapkan pemilukada dapat berjalan dengan sejuk dan aman dan smua elemen baik pemerintah, mahasiswa dan masyarakat bisa bersama sama menyukseskan pemilukada dengan aman,
Pada sesi pencabutan masing2 calon mengambil no urutnya secara faktual dan setelah keputusan akhir telah ditetapkan yang disaksikan beberapa relawan termasuk kalangan mahasiswa pelalawan smua calon bupati maupun wakil bupati pelalawanmengadakan perjanjian bersama dalam menyukseskan Pemiliukada Pelalawan 2011-2016 tersebut.***

Hipmawan Pekanbaru demo Tuntut KPU Pelalawan Netral dan Profesional

Written By Unknown on Rabu, 15 Desember 2010 | 03.21

Sumber : www.riauterkini.com
Kantor KPU Pelalawan didatangi pengunjuk rasa. Para
mahasiswa yang beraksi menuntut lembaga
penyelenggara Pemilukada tersebut bersikap netral
dan profesional dalam menjalankan tugas. Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Belasan Mahasiswa
yang tergabung kepada Himpunan Mahasiswa
Pelalawan (Hipmawan) Pekanbaru menggelar unjuk
rasa di KPU Pelalawan Rabu pagi (15/12/10). Mereka
mendesak, KPU Pelalawan bersikap netral,
independen guna menyukseskan Pelaksanaan Pemilukada Pelalawan. Mahasiswa datang ke kantor KPU Pelalawan yang
berada di perkantoran Dinas Bhakti Praja dengan
menggunakan sebuah bus kampus. Setiba didepan
kantor KPU mahasiswa langsung menggelar orasi,
secara bergantian. Disambut oleh sejumlah anggota KPU Pelalawan
termasuk ketua KPU Pelalawan Abdul Hamid,
mahasiswa menyampaikan beberapa butir
pernyataan sikap. Diantaranya, mendesak, KPU
Pelalawan untuk bersifata indenpenden dan
bersinergi dalam rangka mewujudkan Pemilkada Pelalawan yang sehat. Selain itu, mahasiswa meminta KPU Pelalawan untuk
transparansi, jujur dan adil terhadap masing-masing
calon bupati Pelalawan, meminta kepada ketua KPU
Pelalawan untuk bersikap profesional dan objektif
dalam penyelenggaraan Pemilukada Pelalawan. Juga
mendesak, KPU Pelalawan untuk bersikap netral dan tidak mudah di intimidasi terhadap masing-masing
calon bupati. Dikawal oleh puluhan petugas polisi, aksi mahasiswa
berlangsung tertib. Pada kesempatan tersebut
mahasiswa juga meminta kepada KPU Pelalawan
untuk mensosialisasikan pemilihan serta transparan
kepada seluruh masyarakat Pelalawan agar
suksesnya Pemilukada Pelalawan, terkhir mahasiswa meminta KPU Pelalawan untuk melibatkan peran
serta mahasiswa Pelalawan dalam melakukan
sosialiasasi pemulih dan pengawasan Pemilukada
Pelalawan. Setelah melakukan orasi, kemudian Ketua KPU
Pelalawan Abdul Hamid memberikan penjelasan
terhadap mahasiswa. Tidak itu saja, mahasiswa
diajak beraudiensi di aula kantor KPU Pelalawan.
Mahasiswa meninggalkan kantor KPU tepat pukul
13.00 setelah dijamukan makan siang.***

Sumber : www.riauterkini.com

Memperingati Tahun Baru Islam 1432 H

Written By Unknown on Kamis, 09 Desember 2010 | 08.00

Kamis (09/1O) Himpunan pelajar dan mahasiswa pelalawan mengadakan doa bersama dalam rangka penyambutan tahun baru islam 1 Hijriah 1432 di kediaman sekretariat Hipmawan Wisma bujang tandomang marpoyan pekanbaru. Yang dipimpin oleh al ustaz "khairul amin"

Meskipun hujan namun teman hipmawan tetap semangat dan antusias mengikuti acara tersebut meskipun beberapa teman kita berhalangan untuk hadir pada malam tersebut...
Saudara izun (ketua Hipmawan) juga menyampaikan rasa terima kasih kepada teman2 hipmawan yang berkesempatan hadir dan berpastisipasi dalam acara tersebut... Dalam pidato beliau menyampaikan beberapa hal penting mengenai kegiatan hipmawan dan program beasiswa gelombang kedua yang bisa diambil pada bulan desember ini.
Dihadri juga ustads khairil amin yang memberikan tausiah mengenai tahun baru islam 1432 H agar lebih menghargai nikmat umur sehingga kita masih dikasih kesempatan untuk bernafas pada tahun baru islam yang ke 1432 hijriah. Dan menerangkan awal tahun baru islam dari cerita rasulullah hijrah dari mekkah ke madina yang dijadikan sebagai awal tahun baru islam (1 Hijriah). Dan beberapa kisah keajaiban nabi Allah yang yang terjadi pada bulan hijriah atau muharram.
Hingga akhirnya acara ditutup dengan renungan suci penggugah rasa penuh suka cita yang diringi musikal religius dalam suasana yang gelap dan tangis teman2 yang menikmati acara tersebut... ***

Perlunya pembenahan strukturisasi ditubuh himpunan pelajar dan mahasiswa pelalawan seluruh Indonesia

Written By Unknown on Minggu, 05 Desember 2010 | 09.09

Terobosan ini bukanlah pandangan secara politis melainkan sosial diharapkan kita memiliki nama besar yang berjalan secara demokratis dan tersingkronisasi antar setiap elemen yang ada ditubuh himpunan pelajar dan mahasiswa pelalawan.

Realitanya saat ini himpunan pelajar kita yang begitu besar tidak terkoodinir dan tersingkronisasi dengan baik. Hal kecil yang kita lihat adalah nama besar organisasi terpecah dan tidak adanya satu kesatuan nama yang mengikat melainkan himpunan yang sama membesar-besarkan nama yang berbeda. Contohnya untuk himpunan pelajar dan mahasiswa kabupaten pelalawan yang ada dijakarta dan pekanbaru (HIPMAWAN), himpunan Pelajar dan mahasiswa kita yang dipadang (IMAPPEL), dan himpunan kita yang berada dikota lainnya membesarkan nama yang berbeda pula seperti medan, jogjakarta, bandung dan lampung... Satu himpunan dengan nama yang terpisah... Hal ini juga menyebabkan ketidak pahaman dan penghambat koordinasi dengan pihak pemerintah seperti yang dituturkan pada saat demonstrasi penuntutan dana beasiswa gelombang dua yang tertunda. Menuturkan bahwa salah satu penghambatnya adalah banyaknya nama organisasi pelajar dan mahasiswa baik diakibatkan konflik intern maupun ketidak seragaman yang dapat memicu kecemburuan sosial antar organisasi.

Pembenahan struktur organisasi yang menggaris bawahi nama besar HIPMAWAN tentunya akan membatasi ruang gerak perpecahan organisasi yang memiliki nama organisasi yang berbeda dan double kepemimpinan himpunan pelajar dan mahasiswa pelalawan kelompok tertentu seperti halnya perpecahan dihipmawan pekanbaru antar mahasiswa daratan dan perairan tahun silam yang memberi peluang untuk penerapan manajemen konflik yang berujung perpecahan... Dan ruang untuk menciptakan organisasi selain Hipmawan tidak akan bisa terealisasi.
Pemerintah juga dalam hal ini lebih mudah memantau perkembangan karena kita hanya berada dalam satu nama meski harus tersebar dibeberapa propinsi di Indonesia. Dan dapat tersingkronisasi secara baik dengan pemerintah.
Hal ini tidak ada artinya tanpa campur tangan pemerintah pelalawan dan harus terciptanya singronisasi yang baik antara hipmawan dan pemerintah. Langkah awal pembenahan strukturisasi ini setelah terealisasi perlunya kesepakatan bentuk kerjasama dalam membangun hubungan baik dengan pemerintah agar tersingkronisasi dengan baik pula dalam hal rekomendasi pengantar dari HIPMAWAN secara resmi sebagai perantara penyambung dengan pemerintah untuk ditindak lanjuti. dan bentuk kerja sama lainnya. Hal ini bisa mengurangi pemalsuan dokumen permohonan dana bantuan untuk pendidikan agar tidak jatuh ketangan yang tidak semestinya...

Organisasi yang besar harus memiliki nama besar dan kita segera mungkin menetapkan nama itu untuk himpunan pelajar dan mahasiswa kita kedepan, yang lebih menyatu, lebih loyal dan penuh kreatifitas dan terobosan untuk kreadibilitas kita di mata publik pemerintah dan swasta dan sosialisi terhadap pelajar dan mahasiswa pelalawan bahwa apa itu hipmawan ? bagaimana Hipmawan ? Siapa saja ? Dengan begitu mereka sendiri yang datang untuk masuk organisasi hipmawan dan menyadari betapa pentingnya hipmawan karena Hipmawan adalah perantara atau duta penyambung tangan terhadap pemerintah dan tanpa rekomendasi resmi Hipmawan. Pemerintah mempunyai alasan untuk tidak menidak lanjuti. nah barulah kita mahasiswa dan pemerintah terjalin hubungan dengan baik dan harmonis. Tidak ada lagi hearing dan demonstrasi untuk menyampaikan inspirasi. Cukup delegasi datang bertamu pada pihak pemerintah dan pemerintah menyambut baik dan menyelesaikan sgala permasalahan secara bijak dengan penuh kemesraan... ***

Hipmawan Pekanbaru Berdemo di DPKKD dan Kantor Bupati tutut tranparant pemerintah mengenai program beasiswa

Written By Unknown on Jumat, 26 November 2010 | 01.49

Add caption

PANGKALAN KERINCI - Sekitar 30 orang mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Mahasiswa Pelalawan (Hipmawan) Pekanbaru, Rabu (24/11), mendemo Dinas Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) yang berada di Kompleks Bhakti Praja dan juga melakukan aksi di Kantor Bupati Pelalawan, Pangkalan Kerinci. Mereka menuntut transparansi pengelolaan keuangan daerah, khususnya dalam hal dana mahasiswa, yang dianggap tertutup selama ini.
Rombongan mahasiswa yang datang dengan satu bus itu langsung berorasi begitu turun dari kendaraan yang membawa mereka. Dalam orasinya, Ketua Umum Hipmawan Izun mengatakan, DPKKD harus transparan dalam mengelola dana beasiswa bagi mahasiswa Pelalawan. "Kami ingin Dinas Keuangan transparan dalam mengelola dana beasiswa bagi mahasiswa Pelalawan," katanya.

Izun menerangkan, sampai saat ini pihak mahasiswa belum mendapat dana mahasiswa gelombang kedua tahun 2010. Padahal, seharusnya dana tersebut sudah cair.

Izun menyatakan, karena belum diberikannya dana beasiswa itu kepada para mahasiswa Pelalawan, ratusan mahasiswa Pelalawan terancam putus kuliah.

Dalam aksinya, para mahasiswa juga sempat menuntut Kepala DPKKD Lahmuddin keluar menemui mereka dan memberikan penjelasan. Namun, hanya stafnya dari bagian pajak, Joni Saidi, yang menemui mereka. "Kepala dinas sejak Minggu kemarin (21 November 2010, red) sedang berada di Jakarta. Tapi, saya bisa memberikan penjelasan mengenai hal ini, meskipun tak bisa memuaskan," kata Joni.

Karena tak puas, mahasiswa kemudian sepakat meninggalkan DPKKD meski pada saat itu Joni Saidi tengah memberikan penjelasan soal dana beasiswa yang diminta oleh mereka.

Mereka yang beraksi dengan membawa berbagai spanduk tuntutan itu melanjutkan demo ke Kantor Bupati Pelalawan. Kehadiran mereka di Kantor Bupati Pelalawan disambut Wakil Bupati (Wabup) Pelalawan HM Harris bersama beberapa stafnya.

Selanjutnya, Wabup membawa mahasiswa itu berdialog di ruang rapat Lantai II Kantor Bupati Pelalawan usai salat dzuhur. Dalam kesempatan dialog itu, Wabup memberikan penjelasan soal dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pelalawan 2010 yang turun drastis, yakni hanya Rp810 miliar. Namun, diluar itu masih ada dana yang bisa dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp185 miliar dan Dana Alokasi Khusus nondana Reboisasi (DAK non DR) sebesar Rp39 miliar. Dengan demikian, jumlahnya mencapai Rp1,034 triliun.

"Meski begitu, tetap pada tahun depan fokus utama kita adalah pembangunan desa-desa," katanya.

Sementara, mengenai dana pendidikan, Kepala Bidang (Kabid) Perbendaharaan dan Keuangan Pemkab Pelalawan Tengku Zulfan menjelaskan, dana beasiswa mahasiswa dimaksud akan dicairkan pada bulan Desember.

Ditambahkannya, banyaknya organisasi mahasiswa Pelalawan berkemungkinan menjadi pemicu masalah ini, karena adanya kecemburuan satu organisasi dengan organisasi lainnya. Karena itu, pihaknya mengharapkan mahasiswa membuat satu wadah dari perwakilan perhimpunan mahasiswa yang ada. "Tapi yang jelas, kami hanya menginginkan agar dana bantuan pendidikan itu tepat sasaran, sehingga penggunaannya pun bisa dipertanggungjawabkan," katanya. (hk/02)

Sumber : www.haluankepri.com

Mahasiswa Sebagai Agen Of Change

Written By Unknown on Minggu, 21 November 2010 | 13.03

Menyandang gelar mahasiswa merupakan suatu kebanggaan sekaligus tantangan. Betapa tidak, ekspektasi dan tanggung jawab yang diemban oleh mahasiswa begitu besar. Pengertian mahasiswa tidak bisa diartikan kata per kata. Mahasiswa juga bukanlah hanya sekedar orang yang belajar di perguruan tinggi. Tapi pengertian mahasiswa lebih dari itu. Mahasiswa adalah seorang “agent of change”.
Seorang agen pembawa perubahan. Menjadi seorang yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh bangsa ini.

Masyarakat awam melihat mahasiswa sebagai tempat dimana harapan akan
suatu perubahan mereka gantungkan. Secara garis besar, setidaknya ada 3 peranan mahasiwa, yaitu : peranan moral, sosial dan intelektual. Yang pertama peranan moral, dunia kampus merupakan dunia di mana setiap mahasiswa dengan bebas memilih kehidupan yang mereka mau. Disinilah dituntut suatu tanggung jawab moral terhadap diri masing-masing sebagai indidu untuk dapat menjalankan kehidupan yang bertanggung jawab dan sesuai dengan moral yang hidup dalam masyarakat. Kedua adalah peranan sosial. Selain tanggung jawab individu, mahasiswa juga memiliki peranan social, yaitu bahwa keberadaan dan segala perbuatannya tidak hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri tetapi juga harus membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Yang terakhir adalah peranan intelektual. Mahasiswa
sebagai mahluk yang digadang-gadang sebagai insan intelek haruslah dapat mewujudkan status tersebut dalam ranah kehidupan nyata. Dalam arti menyadari betul bahwa fungsi dasar mahasiswa adalah bergelut dengan ilmu pengetahuan dan memberikan perubahan yang lebih baik dengan intelektualitas yang ia miliki.

Peranan mahasiwa dalam kaitannya untuk mewujudkan kehidupan bangsa Indonesia yang lebih baik, bangsa ini tidak akan pernah mempunyai harapan bila para pemudanya, khususnya mahasiswa, hanya pandai berbicara “Indonesia bisa berubah”, “ Kami bisa merubah Indonesia”, atau “ Indonesia masih punya harapan “, tanpa pernah melakukan tindakan nyata, tanpa pernah memberikan kontribusi nyata untuk Indonesia yang lebih baik. Karena segala janji dan ikrar takkan pernah berarti apa-apa tanpa diiringi dengan tindakan nyata. Untuk itu, setiap mahasiswa harus bersinergi, berfikir kritis dan bertindak konkret, untuk secara bersama-sama menjadi pelopor dalam pembaharuan kehidupan bangsa.

Seorang mahasiswa tidak pernah salah. Ketika apa yang ia bicarakan benar maka berati ia hebat. Tetapi ketika apa yang ia bicarakan adalah maka itu karena ia sedang belajar. Jadi penting bagi kita semua bahwa sebagai mahasiswa kita tidak boleh takut untuk terus belajar. Belajar tidak hanya didapat di bangku perkuliahan. Belajar berorganisasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya dapat meningkatkan pemahaman kita tentang kehidupan yang sebenarnya.

Terlebih lagi bagi para mahasiswa Fakultas Hukum, dalam setiap pergerakan, advokasi2 terhadap rakyat, mahasiswa fakultas hukum seharusnya berada pada garda paling depan. Kenapa? Karena kita punya ilmu akan itu. Kita punya ilmu akan advokasi, ilmu mengenai hukum, ilmu untuk membela rakyat yang lemah dari kesewenang-wenangan para penguasa.

Tapi pertanyaannya, mengapa kita harus berbuat sesuatu untuk rakyat? Mengapa bukan orang lain? Sebagai seorang mahasiswa universitas penyandang nama negara yang kehidupan kampusnya disubsidi dari pajak penghasilan rakyat, kita tidak boleh melupakan tridharma perguruan tinggi yang terakhir yaitu, pengabdian masyarakat. Terlebih lagi tanah yang digunakan oleh Universitas Indonesia merupakan hibah dari para masyarakat sekitar yang merelakan tanah mereka untuk pembangunan sebuah universitas secara cuma-cuma. Oleh karena itu, kita tidak boleh menjadikan kampus UI sebagai menara gading yang jauh dari masyarakat, tetapi kita harus menjadikan kampus UI kita tercinta ini sebagai menara air yang menyejukkan dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Untuk mewujudkan semua itu, setidaknya ada 3 hal penting yang harus diperhatikan bagi seorang mahasiswa yang menjadi seorang aktivis sosial, yaitu:

pertama, kita tidak boleh melupakan tugas utama kita sebagai mahasiswa yang harus bertanggung jawab atas keilmuan dan kompetensi diri sebagai
bagian dari civitas akademika UI.

Kedua, kita juga tidak boleh melupakan tanggung jawab kita terhadap kedua
orang tua sebagai seorang anak dimana setiap orang tua pastilah menginginkan anaknya untuk sukses dan dapat menjadi kebanggaan bagi mereka.

Ketiga, semua dilakukan secara seimbang, sesuai dengan porsinya masing-masing. Artinya kita dapat menyeimbangkan semua kewajiban kita sebagai seorang anak, seorang mahasiswa, seorang aktivis, dan lain sebagainya.

Demikianlah, dapat jelas terlihat bahwa peranan mahasiswa sebagai agen perubahan bukanlah sekedar jargon bukan pula hanya sebuah slogan tetapi hal ini harus dijadikan sebagai pemicu untuk dapat direalisasikan ke dalam kehidupan nyata. Bahwa kita, mahasiswa Hukum Fakultas Indonesia sudah menyatakan komitmen bahwa kita tidak akan hanya sekedar berpangku tangan, bahwa kita akan berbuat sesuatu untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Pentingnya terobosan baru untuk meningkatkan rasa loyalitas dan rasa memiliki terhadap Organisasi

Written By Unknown on Sabtu, 20 November 2010 | 11.32

Kesulitan Hipmawan saat ini kurangnya terobosan yang bisa memicu rasa loyalitas tinggi dan rasa yang memiliki terhadap organisasi dari segenap elemen dan anggotanya. Hal ini menyebabkan nilai-nilai kebersamaan sering terabaikan. Semestinya hipmawan perlu berpikir cerdas menyingkapi hal itu dan melakukan terobosan terobosan agar kepedulian terhadap organisasi menjadi bagian yang tak terpisahkan dari tiap anggota yang tergabung dibawah naungan Hipmawan.
seharusnya komitmen hipmawan sendiri. Bagaimana menimbulkan rasa memiliki terhadap organisasi sehingga dengan sendirinya anggota yang tergabung dalam hipmawan punya rasa tanggung jawab sendiri tuk ikut serta dalam perkembangan hipmawan kedepan.
yang kita lakukan seharusnya bukan menarik orang tuk ikut berpastisipasi dalam organisasi melainkan orang itu sendiri yang datang untuk berpastisipasi dengan sendirinya. Bagaimana itu bisa terjadi perlu perencanaan yang brilian dengan mempelajari sikap dan tindak tanduk tiap anggota dan kelemahan-kelemahan yang mungkin bisa dijadikan celah untuk memotivasi diri mereka terhadap organisasi.. Tidak smua orang yang suka terhadap organisasi karena memiliki unsur pandangan yang berbeda nilai-nilai tersendiri dalam dirinya.. Untuk itu yang harus dilakukan kedepan bagaimana mengubah pandangan ataupun paradigma mereka terhadap organisasi.

Perlu adanya langkah-langkah nyata seperti meningkatkan nilai eksistensi sebuah organisasi dan orang2 didalamnya menjadi sebuah nilai menfaat dan kebanggaan dalam dirinya...
Tindakan Nyata
meningkatkan kerja sama dengan pemerintah daerah pelalawan sehingga mendapatkan kepercayaan penuh dan diberikan rekomendasi seluas2nya berkenaan dengan pelajar dan kemahasiswaan sebagai penyambung tangan antara segenap anggota hipmawan dengan pemerintah. Artinya segala sesuatu yang berkenaan dengan kepengurusan pada pemerintah harus ada rekomendasi sah dari hipmawan untuk ditindak lanjuti terhadap program-program pemerintah baik berupa beasiswa dan bantuan dana lainnya. Sehingga keuntungan bagi pemerintah daerah akan membatasi mapia2 proposal dengan segala ide muslihatnya untuk mencairkan dana atas nama pelajar dan mahasiswa pelalawan... Dan perintah memberikan hak penuh untuk menyeleksi sebelum diberikan rekomendasi untuk dilanjutkan kepada pemerintah untuk ditindak lanjuti.

2. Kartu nama yang mungkin sangat diperlukan. Hal kecil ini juga akan bisa meningkatkan rasa loyalitas terhadap organisasi dan memudahkan untuk pendataan secara keseluruhan dan ini akan menjadi syarat utama dalam pengurusan rekomendasi dari Hipmawan. Dengan adanya kartu nama/ group member juga akan memastikan tingkat kualitas organisasi dan membatasi gerak gerik mapia proposal lainnya yang mengambil keuntungan dari program pemerintah daerah pelalawan.

3. Reunian Akbar Tahunan. Sebuah program yang mengingatkan semua elemen hipmawan dan penghubung terhadap junior dan senior dalam satu rantai organisasi Hipmawan...

4. Program2 bermanfaat lainnya. Yang bisa meningkatkan nilai-nilai kebersamaan secara keseluruhan, rasa persaudaraan senasib dan seperjuangan, rasa memiliki dan persatuan yang kuat..

Sedikit tapi akan membawa nilai mamfaat buat hipmawan kedepan untuk menunjukan siapa jatidirinya sebenarnya.. Dan saya yakin penerapan metode ini secara bertahap akan menjadikan kita organisasi yang besar yang menjunjung tinggi nilai2 kebersamaan. Dan rasa persaudaan yang kuat antar intelektual pelajar dan Mahasiswa Pelalawan...

Mari kita wujudkan rasa persatuan dan kesatuan dalam keberasamaan antar sesama anggota hipmawan...

NB : Buat para sahabat hipmawan yang ingin berbagi artikel seputar pandangannya buat hipmawan kita bisa berkirim email ke riezal.affiliate@gmail.com

Pentingnya Peranan Pemerintah Dalam Menuntaskan Krisis Politik ditubuh Hipmawan

Written By Unknown on Kamis, 18 November 2010 | 00.59

Infokom Hipmawan - Rasa prihatin atas polemik ditubuh hipmawan pekanbaru beberapa tahun silam terkesan terabaikan. Lambannya Hipmawan dalam menyingkapi masalah ini berujung perpecahan yang tidak tahu hingga kapan diselesaikan...
beberapa tahun silam terjadi kekacauan internal hipmawan dalam kanca politiknya yang berujung perpecahan dua kubu himpinan pelajar dan mahasiswa pelalawan hingga sekarang. Sangat disayangkan masalah internal ini tidak kunjung terselesaikan dan seolah olah membiarkan hal ini berlanjut hingga sekarang.
dilihat dari kronologis perpecahan ini terjadi berawal dari masa kepemimpinan saudara Hendri BS yang mengakibatkan kecemburuan sosial mahasiswa perairan terhadap mahasiswa daratan yang slalu berhasil mengusung kandidatnya di kursi kepemimpinan hipmawan. Rusaknya demokrasi kepemimpinan diakibatkan manajemen konflik yang telah sengaja direncanakan sebagai planning B oleh mahasiswa perairan apabila kandidat yang diusung untuk maju memimpin Hipmawan pada masa itu menuai kekalahan. Dan hal itu terjadi setelah sesi akhir pemungutan suara dari seluruh delegasi kecamatan telah membulatkan bahwa Hendri BS sebagai kandidat yang diusung mahasiswa daratan yang memiliki suara terbanyak dan memenangkan secara demokratis. Selang waktu beberapa saat terjadilah konflik adu mulut yang berujung pada bentrokan antara dua kubu yang memperebutkan kursi kepemimpinan. Hingga akhirnya pihak penyelenggaraan tempat turun tangan dan mengancam akan melaporkan hal itu pada pihak berwajib hingga masing masing kubu membubarkan diri dan jadi perbincangan hangat dalam internal Hipmawan..
Disinilah awal perpecahan terjadi hingga sekarang tetap berlanjut yang tak punya penyelesaian dan terkesan terabaikan. Sangat disayangkan memang beberapa pihak menganggap masalah ini sepele dan tidak berpengaruh dalam Hipmwan sendiri hingga tidak ada penyelesaian dan terkesan dilupakan.
Sekarang ada jadinya tanpa rasa persaudaraan, senasib dan seperjuangan dalam satu naungan Hipmawan. Mahasiswa yang tergabung dalam kecamatan peerairan memisahkan diri dari kesatuan Hipmawan yang berujung perpecahan yang tak semestinya ini terjadi berlangsung hingga sekarang. Prihatin memang tapi inilah kenyataan yang riil terjadi dan tak heran Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan terbagi jadi dua kesatuan padahal masih satu visi dan visi, tujuan organisasi yang sama. Knapa harus terpisah ? Knapa tidak ada penyelesaian ? Kini belum terjawab dan masih jadi tanda tanya yang BESAR. Ada apa ditubuh HIPMAWAN ?
Dalam polemik ini Infokom Hipmawan merasa prihatin sebagai media yang diharapkan bisa merangkul pelajar kita sebagi motivasi betapa pentingnya kesatuan, betapa pentingnya kebersamaan yang melihat hal ini sangat menggangu dalam proses pelaksanaan.
Berharap ada solusi penyelesaian dari masing masing kubu yang terkait dan perhatian pemerintah pelalawan secara serius menyelesaikan polemik ini dalam ketidak jelasan hingga sekarang. Pentingnya peranan pemerintah ini diharapkan bisa perbaikan system ditubuh hipmawan...

Perlu kerjasama Hipmawan dan Pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia khususnya menyatukan rasa tali persaudaraan dalam kebersamaan, kreatifitas dan kredibilitas sebagai penerus masa depan kabupaten Pelalawan..

Mahasiswa Pelalawan Di Yogyakarta Aman Dari Ancaman Gunung Merapi

Written By Unknown on Rabu, 17 November 2010 | 19.37

PELALAWAN -www.korandigital.com Mahasiswa Pelalawan yang sekolah di Yogyakarta sudah berada dalam kondisi aman. Pasalnya, pada Jum'at kemarin (12/11), rombongan mahasiswa Pelalawan yang terbagi dalam dua kloter penerbangan sudah menuju ke kampung halamannya masing-masing di Kabupaten Pelalawan.
Demikian hal ini disampaikan oleh Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Riau - Kabupaten Pelalawan (IPMR-KP), Evan Stiady, pada wartawan lewat telpon selulernya, Jum'at (12/11). Menurutnya, pukul 08.45 WIB Jum'at kemarin (12/11), kelompok terbang pertama mahasiswa Pelalawan yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Mahasiswa Pelalawan Yogyakarta selamat sampai di bandara SSK II Pekanbaru.
"88 mahasiswa Pelalawan-Yogya ini terpaksa balik kampung sebagai upaya menghindar dari ancaman letusan Gunung Merapi. Apalagi salah satu mahasiswa asal Pelalawan Supriadi tewas tertimbun wedus gembel Merapi beberapa hari lalu," katanya.
Evan menjelaskan kepulangan mereka ke kampung halaman ini sambil menunggu situasi Merapi benar-benar aman, baru kemudian balik lagi ke Yogya untuk melanjutkan pendidikan. Dan dari 88mahasiswa yang pulang itu terbagi dalam dua kelompok penerbangan dengan menggunakan Lion Air. "Kloter pertama sampai di SSK II Pekanbaru pukul 08.45WIB dan sampai ke Pangkalan Kerinci pukul 11.00 WIB," katanya.
Sementara gelombang kedua mahasiswa yang berangkat dari Yogyakarta sejak Kamis (11/11), sambungnya, baru sampai di bandara SSK II pukul 10.50 WIB dan sampai di Pangkalan Kerinci pukul 14.30 WIB. Dan dari bandara SSK II para mahasiswa menggunakan bus Pemda Pelalawan. "Di kantor BUpati tidak ada acara penyambutan karena kawan-kawan pada kelelahan semua. Langsung dijemput orang tua dan pulang ke rumah masing-masing. Tapi di Jakarta, kami di jemput oleh tim dari pemda Pelalawan yakni Kadis Sosial yaitu Pak Amiruddin Muslim," bebernya.
Sebenarnya, masih kata Evan, dari data Hipmawan Yogyakarta tercatat 197mahasiswa sebelumnya sudah pulang dan kemarin 88 mahasiswa serentak dengan biaya yang ditanggung oleh Pemkab Pelalawan. beberapa mahasiswa memang masih ada yang menetap do Yogya namun sebagian yang lain sudah pergi ke tempat yang aman."Masih ada mahasiswa yang menetap Jogya, juga ada yang pergi ke daerah lain yang aman dari bencana Merapi, seperti Jakarta, Bandung dan daerah lain di Pulau Jawa," ujarnya.
Diceritakannya, bahwa keberangakatan para mahasiswa ini balik kampung dimulai sejak pukul 13.00 WIB Kamis (11/11) menumpangi bus dan sampai di bandara Soekarno-Hatta pukul 03.25 WIB Jumat(12/11). Di Jakarta rombongan mahasiswa disambut tim penjemputan yakni Kadis Kessos Pelalawan Amiruddin,S.Pd bersama stafnya."Kami di Jakarta dijemput oleh Pak Amiruddin, Kadis Sosial," katanya.
Dalam kesempatan ini, dirinya berharap bagi rekan mahasiswa yang sudah bertemu orang tua dan keluarganya semoga diberikan ketenangan setelah mendapat ancaman bahaya Merapi."Kami juga berharap bencana di tanah air cepat berakhir sehingga kami bisa melanjutkan pendidikan di sana," paparnya.
Tak lupa dirinya juga menyampaikan rasa belasungkawa terhadap keluarga Supriadi, mahasiswa asal Kecamatan Pangkalan Lesung Pelalawan yang tewas tertimbun material panas Merapi saat menjadi relawan."Semoga keluarga teman kami Supriadi diberikan ketabahan, kekuatan dan ketabahan dari yang
Maha Kuasa," tutupnya. (M.Panjaitan)

Sumber : www.korandigital.com

Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Pelalawan (Hipmawan) bersilaturahmi dengan mengunjungi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP)

Written By Unknown on Minggu, 14 November 2010 | 06.35

Setelah terbentuknya kepengurusan baru periode 2010 – 2011, Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Pelalawan (Hipmawan) bersilaturahmi dengan mengunjungi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Kunjungan yang diikuti para pengurus dan anggota HIPMAWAN ini diterima langsung oleh Manajemen RAPP yang diwakili oleh Stakeholder Relations (SHR) Manager, Wan Jakh, Mill Environment Manager, Bukhari, Campus and NGO Relations Head, Samsuriya M Hasyim, dan Community Relations Head, Mabrur AR bertempat di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) CD RAPP, pekan lalu.

Acara yang diawali dengan perkenalan antara pengurus Hipmawan dan perwakilan manajemen RAPP, dilanjutkan dengan presentasi mengenai operasional perusahaan dan berbagai kebijakan yang ada di perusahaan. Sesi diskusi diwarnai dengan berbagai macam pertanyaan seputar pengalokasian pekerja lokal (putra daerah) yang bekerja di perusahaan juga pertanyaan seputar pengelolaan di Semenanjung Kampar.

Wan Jakh, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga kepada para pengurus yang telah besar hati mau mengunjungi RAPP di awal kepengurusan mereka. ‘’Kami senang dan merasa bangga, rekan-rekan mau menyambangi rumah (perusahaan, red) ini. Kedatangan rekan-rekan ini memiliki arti bahwa rekan-rekan peduli dengan kami di sini. Disamping itu juga, kami berharap dengan hubungan yang harmonis semoga kita mampu bekerja bersama-sama dalam mewujudkan cita-cita kita dalam mengembangkan bumi Pelalawan tercinta ini,” ujarnya.

Sementara itu, Izun, Ketua Hipmawan mengungkapkan rasa terima kasih atas kesediaan RAPP dalam menyambut kedatangan mereka serta bersedia meluangkan waktu untuk dapat berbagi cerita dan menyinergikan program secara bersama-sama guna membangun negeri Pelalawan seperti yang dicita-citakan. ‘’Kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak-bapak sekalian menerima kunjungan kami ini. Kami berharap kunjungan kami ini dapat memberikan suatu pencerahan, dan kami berharap kita dapat bekerja sama dalam membangun Pelalawan ini agar lebih baik. Mungkin kita dapat menyelaraskan dan menyinergikan program-program yang bersifat sosial,” ujar mahasiswa asal Desa Lubuk Kembang Bungo, Ukui ini.

Diakhir silaturahmi tersebut rombongan HIPMAWAN diajak mengunjungi Mill Area RAPP untuk melihat operasional perusahaan secara langsung. Rombongan yang terdiri dari mahasiswa dan pelajar tersebut dapat melihat dari dekat pengolahan bubur kertas (pulp) hingga proses akhir menjadi kertas (paper). serta Instalasi Pengolahan Limbah (Ipal) RAPP.

Seorang pengurus turut memberikan komentar seputar operasional RAPP di semenanjung Kampar. ‘’Kami datang kesini, juga sekalian ingin tahu bagaimana RAPP mengelola semenanjung kampar yang kita tahu merupakan kawasan gambut. Kalau kami tahu bagaimana RAPP mengelolanya, jika sewaktu-waktu ada permasalahan, maka kiranya kami dapat membantu dan turut memberikan penjelasan terhadap hal itu,” Ujarnya disela sela kunjungan.***(rls)

Dampak Merati Meletus, 88 Mahasiswa Pelalawan di Yokyakarta Pulang Kampung

Written By Unknown on Sabtu, 13 November 2010 | 05.22

Sebanyak 88 mahasiswa Pelalawan yang tengah kuliah di Yogyakarta memilih pulang kampung. Mereka khawatir ancaman Gunung Meranti yang sewaktu-waktu bisa meletus kembali.
Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Sebanyak 88orang mahasiswa Pelalawan yang tergabung kepada Himpunan Mahasiswa Pelalawan di Yokyakarta akhir pulang kampung. Hal tersebut guna menghindari dari ancaman letusan Gunung Merapi. Apalagi salah satu mahasiswa asal Pelalawan Supriadi tewas tertimbun wedus gembel Merapi beberapa hari lalu. Kesemuanya, Jumat (12/11/10) pukul 08.45 WIB kelompok terbang pertama mendarat selamat sampai di bandara SSK II Pekanbaru.
''Alhamdulillah 88 anggota Hipmawan Yogyakar selamat sampai di Pangkalan Kerinci. kami balik kampung sambil menunggu situasi Merapi benar-benar aman, baru kemudian balik lagi ke Yogya untuk melanjutkan pendidikan,'' terang Ketua Hipmawan Yogyakarta Evan.
Dikatakannya, dari 88 mahasiswa yang pulang dibagi dalam dua kelompok penerbangan dengan menggunakan Lion Air. Kloter pertama sampai di SSK II Pekanbaru pukul 08.45 WIB dan sampai ke Pangkalan Kerinci pukul 11.00 WIB. Sementara gelombang kedua mahasiswa yang berangkat dari Yogyakarta sejak Kamis (11/11/10) baru sampai di bandara SSK II pukul 10.50 WIB dan sampai di Pangkalan Kerinci pukul 14.30 WIB.
''Dari bandara SSK II kami menggunakan bus Pemda Pelalawan. Di kantor Bupati tidak ada acara penyambutan karena kawan-kawan pada kelelahan semua. Langsung dijemput orang tua dan pulang ke rumah masing-masing,''ujarnya.
Sebenarnya lanjut Evan, dari data Hipmawan Yogyakarta tercatat 197mahasiswa sebelumnya sudah pulang dan kemarin 88 mahasiswa serentak dengan biaya yang ditanggung Pemkab Pelalawan.
''Masih ada mahasiswa yang menetap Jogya, juga ada yang pergi ke daerah lain yang aman dari bencana Merapi, seperti Jakarta, Bandung dan daerah lain di Pulau Jawa,''jelasnya.
Mahasiswa semester 7 Fakultas Fisipol jurusan Ilmu Pemerintahan UMJ menyebutkan kilas balik perjalanan 88mahasiswa hingga sampai ke Pangkalan Kerinci. Katanya, keberangakatan balik kampung ini dimulai sejak pukul 13.00 WIB Kamis (11/11/10) menumpangi bus dan sampai di bandara Soekarno-Hatta pukul 03.25 WIB Jumat(12/11). Di Jakarta rombongan mahasiswa disambut tim penjemputan yakni Kadis Kessos Pelalawan Amiruddin,S.Pd bersama stafnya.
Lebih jauh Evan berharap, bagi rekan mahasiswa yang sudah bertemu orang tua dan keluarganya semoga diberikan ketenangan setelah mendapat ancaman bahaya Merapi.''Kami juga berharap bencana di tanah air cepat berakhir sehingga kami bisa melanjutkan pendidikan di sana,''paparnya.
Tak lupa Evan juga menyampaikan rasa belasungkawa terhadap keluarga Supriadi, mahasiswa asal Kecamatan Pangkalan Lesung Pelalawan tewas tertimbun material panas Merapi saat menjadi relawan.''Semoga keluarga teman kami Supriadi diberikan ketabahan, kekuatan dan ketabahan dari yang Maha Kuasa,''pungkasnya.***(feb)

Sumber : www.riauterkini.com

Kirim Saran

Nama

Email

Telepon

Saran