Tampilkan postingan dengan label IKMPI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IKMPI. Tampilkan semua postingan

Manajeman Informasi dan Strukturisasi Organisasi Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan...

Written By Unknown on Minggu, 02 Januari 2011 | 11.32

Bisakah Ilmu Manajemen Organisasi diterapkan pada organisasi yang berorientasi sosial ditubuh IKMPI dan HIPMAWAN... ? jika kita berpikir IKMPI dan HIPMAWAN organisasi yang kerdil itu salah... Ada dua sudut pandang yang bisa diketegorikan IKMPI dan Hipmawan itu besar dan justru sebaliknya IKMPI dan Hipmawan itu kecil... Bagi orang mengetahui Hipmawan dan IKMPI organisasi pelajar ini sangat besar.. Memiliki ribuan anggota yang tersebar dibeberapa provinsi di Indonesia. Justru dikatakan kecil dan sangat disayangkan IKMPI tidak memiliki manajemen yang baik untuk mensinkronisasikan secara keseluruhan sehingga tiap elemen berjalan dengan manajemen dan kebijakan sendiri. Tidak adanya singkronisasi satu sama lain dan lemahnya manajemen strukturisasi ditubuh IKMPI dan tidak adanya kebijakan intern organisasi sehingga tiap elemen berjalan sendiri2 dengan nama sendiri, tekat sendiri tanpa adanya sosial control dari IKMPI dan manajemen yang diterapkan untuk mengikat satu sama lain menjadi satu kesatuan....

Sebenarnya untuk menerapkan manajemen ditubuh IKMPI tidak sulit dan bisa diterapkan jika mereka mau sedikit berpikir untuk lebih baik... Jika keadaan seperti ini dibiarkan organisasi yang kita cintai ini tidak akan pernah menjadi besar dan terus akan berjalan ditempat dari generasi ke generasi...
apapun organisasinya baik berorienntasi sosial maupun bisnis dll tanpa adanya manajemen organisasi tidak akan pernah berkembang menjadi besar... Majunya sebuah organisasi sangat bergantung pada manajemen yang tepat dan titik akurasi yang benar... Sayangnya saat ini IKMPI berjalan tanpa Manajemen, tanpa kebijakan, dan tanpa titik akurasi yang ditargetkan... Kenapa ? Lihat saja realitanya IKMPI saat ini. kepala keluarga organisasi pelajar yang bisa dikatakan lumpuh dan tidak tahu harus berbuat apa terhadap anak2nya...

jika Organisasi Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan ini Bubar atau terpecah karena tidak bisa mengontrol rasa egois Hipmawan dan dibiarkan bergerak secara golongan. Maka yang paling bertanggung jawab adalah IKMPI. Jika ada perpecahan atau pelebaran organisasi ditubuh keorganisasian. Maka yang disalahkan adalah IKMPI...

Disini Hipmawan berharap Untuk IKMPI kongres selanjutnya agar bisa menerapkan Manajemen Strukturisasi yang benar ditubuh IKMPI dan membangun social control yang lebih aktif dan menerapkan Duta Transformasi social dan pendataan yang akurat dan merangkul secara keseluruhan baik senior dan junior dalam ikatan keluarga yang besar dan terus besar...

Apa yang harus dibenahi di IKMPI ?
Menerapkan Manajemen Strukturisasi dengan benar
IKMPI sebagai induk organisasi yang mewadahi seluruh organisasi pelajar dan mahasiswa pelalawan mampu menjadi agen of change dan social control dengan membangun kebijakan intern oraganisasi baik penerapan organisasi dalam satu wadah nama besar untuk mengikat tiap elemen dan mencegah pelebaran organisasi baik ditimbulkan manajemen konflik (polemik Hipmawan Pekanbaru) baik disebabkan ego pelebaran organisasi disebabkan oleh golongan tertentu. manajemen strukturisasi ini bisa diterapkan seperti ini IKMPI (Puncak Organisasi) >> Hipmawan (Midle Organisasi) untuk seluruh organisasi pelajar dan mahasiswa pelalawan yang tersebar diseluruh Indonesia >> Anggota seluruh kaum pelajar dan mahasiswan diseluruh indonesia.... Artinya Hipmawan dan IKMPI menjadi nama besar organisasi yang dilisensikan pada pemerintah sehingga menutup kemungkinan oraganisasi baru lahir dikalangan pelajar dan mahasiswa pelalawan.

Menerapkan Manajemen Transformasi antar tiap eleman
IKMPI membentuk sebauh manajemen transformasi dengan menerapkan duta di tiap elemen organisasi dan dalam hal ini bisa diwakilkan pada infokom ditiap elemen. Demi menjalin komunikasi dan pendataan yang lebih akurat...

Program Social skala nasional yang melibatkan secara keseluruhan
IKMPI membangun program yang bertujuan melibatkan secara keseluruhan baik senior maupun junior yang bisa meningkatkan nilai dan loyalitas dalam kebersamaan. Dan rangkul kembali smua senior yang terdata dan libatkan dalam satu pertemuan tuk saling mengenal... Dalam satu program reunian akbar misalnya...

Identitas Organisasi
Akan lebih baik lagi organisasi pelajar dan mahasiswa pelalawan yang memiliki identitas yang dibubuhkan pada sebuah kartu identitas resmi seumur hidup artinya sekali Hipmawan tetap Hipmawan... Kartu identitas yang berlaku slamanya dan sebagai tanda yang membedakan kita dengan yang lain...

Nah disinilah letak marwah dan martabat organisasi dimata publik, pemerintah maupun swasta... Dan inilah langkah akar Ikatan Keluarga Besar Hipmawan terjalin dengan pola manajemen yang baik dan berkelanjutan...

IKMPI harus bertanggung Jawab terhadap polemik ditubuh Hipmawan

Written By Unknown on Kamis, 30 Desember 2010 | 11.31

Belakangan ini maraknya organisasi baru yang bermunculan selain organisasi Hipmawan sangat mengkhawatirkan terjadinya perpecahan yang serius ditubuh hipmawan. Hal ini disebabkan lemahnya kebijakan intern IKMPI dalam tata keorganisasian Ikatan Keluarga besar Mahasiswa dan Pelajar indonesia untuk pelalawan... Tidak adanya kebijakan yang mengatur tata keorganisasian berefek mudahnya golongan tertentu membuat organisasi baru. menerapkan manajemen konflik dengan keegoisan berlebihan sehingga berujung pada perpecahan.

Lemahnya Manajemen Strukturisasi IKMPI dalam tatanan keorganisasian pelajar dan mahasiswa pelalawan ini akan menimbulkan polemik yang tak terkontrol dan pelebaran organisasi akan semakin marak terjadi dan semakin menjadi-jadi. hal ini adalah masalah yang serius yang harus dicari jalan keluarnya dan butuh kerjasama dengan pihak pemerintah pelalawan dalam menutaskan masalah ini untuk pelajar dan mahasiswa pelalawan yang bersatu dalam satu wadah yang sama.

Hipmawan dilarang berpolitik karena tujuannya bersifat sosial tapi kenyataan sekarang politik tak bisa terlepas dari segi kehidupan termasuk dalam keorganisasian. Meninjau lebih jauh politik akan terlihat saat2 penggantian pimpinan Hipmawan. banyak strategi dimainkan bahkan adanya semacam penerapan dua opsi Seperti yang terjadi diwaktu silam penerapan dua strategi sekaligus... Strategi A dan Strategi B yang mana strategi awal untuk kemenangan dan kedua jika menuai kekalahan. Hal ini terjadi pada saat mahasiswa perairan pelalawan menuai kekalahan dan strategi kedua Manajemen konflik yang berujung perpecahan berjalan mulus hingga saat ini tetap berlanjut...

Kenapa ini sampai terjadi ? Kelemahan kebijakan IKMPI dalam tatanan keorganisasian. Sedemikian mudahnya golongan tertentu membuat organisasi baru yang seharusnya ini bisa dicegah melalui kebijakan intern IKMPI yang disahkan dan diakuisisi pemerintah daerah Pelalawan. Pertimbangan ini diambil belakangan ini maraknya organisasi ditubuh pelajar dan mahasiswa pelalawan seperti Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan Bersatu (IPMPB) dan Gerakan Mahasiswa Pelalawan Indonesia (GMPI) yang semuanya berawal dari Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan (Hipmawan). hal ini akan membingungkan banyak pihak baik dari kalangan mahasiswa maupun pihak pemerintah sendiri. Begitu banyak organisasi yang mengatas namakan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan yang akan berakibat fatal buat Hipmawan kedepan. Hal ini diperlukan manajemen yang mengatur tatanan organisasi yang sah dari IKMPI dan Pemerintah untuk mencegah gerakan2 lain yang mengatas namakan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan.

Pelebaran organisasi ini mungkin tidak bisa dicegah Hipmawan melainkan ini tanggung jawab IKMPI sebagai kepala Organisasi untuk memenej anggota tubuhnya yang melenceng. Perlu adanya kebijakan yang meluruskan hal ini. Harus adanya campur tangan IKMPI, Senior Hipmawan dan Pemerintah daerah...

Hal yang paling dominan dan akan memperburuk kondisi Hipmawan kedepan sepatutnya menuai solusi yang bijak. Demi persatuan dan kesatuan pelajar dan Mahasiswa Pelalawan kedepan.

Langkah yang mungkin bisa diambil oleh IKMPI dan Senior Hipmawan segera membentuk kebijakan Intern Organisasi kemudian disahkan oleh pemerintah daerah Pelalawan....

1. IKMPI harus menciptakan satu nama besar sebagai wadah organisasi pelajar dan Mahasiswa Pelalawan yang tersebar dibeberapa provinsi di Indonesia. dengan pertimbangan organisasi yang besar harus memiliki nama besar. Seperti Hipmawan Untuk semua... (Hipmawan Jakarta, Hipmawan Bandung, Hipmawan Jogjakarta, Hipmawan Medan, Hipmawan Padang, Hipmawan Pekanbaru, Hipmawan Lampung dst) yang semuanya dalam satu wadah nama besar Hipmawan

2. IKMPI harus menciptakan kebijakan intern tatanan organisasi untuk Hipmawan skala nasional seperti menetapkan nama Hipmawan sebagai nama besar dan menekan pelebaran sayap organisasi yang mengatas namakan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan baik diakibatkan manajemen konflik mau gerakan tertentu. Kemudian dimaklumatkan dan diakuisisi pemerintah Pelalawan.

3. IKMPI sebagai kepala organisasi seluruh badan organisasinya mampu menjadi social control of Hipmawan dan bertanggung jawab terhadap permasalahan dalam internal organisasi.

4. IKMPI harus memiliki duta disetiap Himpunan pelajar dan Mahasiswa Pelalawan yang tersebar dibeberapa provinsi di Indonesia sebagai social control organisasi dan badan transformasi antar tiap elemen baik dlam pendataan dan imforrmasi

5. IKMPI bekerja sama dengan pemerintah untuk rekomendasi penuh untuk Hipmawan dalam membangun loyalitas dan kebersamaan dalam satu wadah Hipmawan. artinya tanpa rekomendasi Hipmawan sgala sesuatunya tidak boleh ditolerir pemerintah tanpa didasari rekomendasi Hipmawan. Baik beasiswa, rencana kegiatan, dll... Dengan ini pemerintah terfokus pada satu wadah saja.

Kebijakan akan menuai sebuah keputusan yang membuka jalan pada kebenaran. Dan inilah yang akan menutup gerakan sayap organisasi lain yang mengatas namakan pelajar dan Mahasiswa Pelalawan...
Jika ini tidak berjalan dan IKMPI tetap bungkam tanpa menunjukan kinerjanya sama sekali alamat Hipmawan akan menuai kehancuran dan Jalan ditempat tanpa ada perubahan yang signifikan. seperti yang disampaikan Tokoh Hipmawan Pekanbaru Zarda Ikhwan "Jika IKMPI hanyalah sebuah Popularitas tanpa menunjukan Kinerjanya sama sekali sebaiknya dibubarkan saja"

Note : artikel ini merupakan bentuk solidaritas atas keprihatinan realita saat ini...

Ada Apa dengan IKMPI ???

Written By Unknown on Selasa, 28 Desember 2010 | 12.02

Ikatan Keluarga Besar Mahasiswa dan Pelajar Pelalawan (IKMPI) adalah sebuah organisasi puncak yang mewadahi seluruh Himpunan Pelajar dan Mahasiswa yang tersebar dibeberapa provinsi di Indonesia. Sebagai kepala yang berhak mengatur tiap2 anggota badannya untuk kesatuan dan persatuan dalam kebersamaan, keselarasan, dan kekompakan untuk membangun masyarakat pelalawan yang intelektual dikalangan pelajar dan Mahasiswa pelalawan untuk membangun generasi penerus pelalawan yang handal dan memiliki kredibilitas yang tinggi dalam membangun pelalawan kedepan.

Pertanyaanya sudahkah itu terwujud. Sekecil apapun dari bukti perwujutan itu... Dimanakah letak kinerja IKMPI saat ini ataukah hanya sebuah pelengkap anggota tubuh keorganisasian. Hanya nama yang terdiam membisu melihat anggota badannya bergerak tanpa kepala.... Apa jadinya kini anggota tubuh telah kehilangan kepala untuk berjalan dengan kaki sendiri. Nama sendiri dan tekat sendiri.

Ada apa dengan IKMPI... Dimana mereka saat ini ? Dan apa saja yang mereka lakukan untuk Himpunan pelajar dan Mahasiswa Pelalawan skala nasional sekarang. Kenapa saat polemik tubuhnya membelit. Rendahnya tingkat loyalitas dan kebersamaan yang menjadi tanggung jawab mereka saat ini. Jika ada bersuaralah dengan lantang dan katakan "akulah IKMPI kepala dari tiap anggota tubuhku yang akan slalu mengarahkan mata untuk lebih baik, berpikir kreatif tuk lebih aktif, mendengar keluh kesah, merasakan sakit, bersama menelusuri waktu untuk pelajar dan Mahasiswa Pelalawan Indonesia dan aku yang bertanggung jawab atas anggota tubuhku. Karena aku kepala. Aku bisa berpikir dan melihat himpunan pelajar mahasiswa Pelalawan yang lebih baik untuk Indonesia" satu untuk Hipmawan.. Satukan kami kembali dalam kebersamaan seperti dulu yang kini terpecah disebabkan lemahnya kebijakan tata keorganisasian dari IKMPI...

IKMPI Seharusnya.....
Membangun kebersamaan dan keselarasan
sudahkah ini terwujud... ? belum, Sudahkah memiliki nama besar ? belum. kita tahu Organisasi pelajar dan Mahasiswa Pelalawan bukanlah organisasi yang kerdil melainkan sebuah organisasi yang besar dan tersebar dibeberapa provinsi di Indonesia. Sewajarnyalah memiliki satu nama besar dalam wadah yang sama. Merupakan perwujutan keselarasan dalam kebersamaan antar tiap elemen. Realitanya saat ini setiap elemen berjalan sendiri2, membesarkan nama sendiri tanpa ada keselarasan dalam satu nama besar yang akan dibesar2kan. Jelas ini berpengaruh untuk masa depan organisasi kedepan. Sudahkah semua tersinkronisikan dengan baik... Selaraskah ? belum... Hal ini kita PJ kan pada IKMPI sebagai kepala yang punya mata tuk melihat realitanya saat ini...

Reunian AKBAR (program tahunan )
Contoh kegiatan berskala nasional yang menyatukan seluruh pelajar dan Mahasiswa Pelalawan seluruh Indonesia dan silahturahmi antar junior dan senior pelajar dan Mahasiswa Pelalawan setiap tahunnya untuk ciptakan rasa persaudaraan yang solid dan barisan besar yang tak tergoyahkaN. Sehingga tak melupakan sejarahnya, seniornya, dan orang2 yang berkompeten dalam tubuh keorganisasian. Barulah dinamakan keluarga besar dan terus besar tiap tahunny... Pertanyaanya sudahkah ada program berskala nasional yang melibatkan seluruh anggota baik junior maupun senior... ??? IKMPI adalah kepala yang mampu berpikir dan punya andil dalam membangun itu... Organisasi yang tak pernah melupakan sejarahnya dan orang2 pendahulunya...

Kebijakan Intern dan Ekstern Organisasi
IKMPI haruslah memiliki kebijakan Intern berskala nasional demi terwujudnya IKMPI yang solid dalam membangun kebersamaan dan keselarasan. IKMPI punya andil merubah, mengganti, menegur, mengatur anggota tubuhnya dalam mewujudkan cita2 IKMPI tersebut... Dan juga kebijakan ekstern organisasi dalam membangun kerjasama dengan pihak pemerintah dan swasta yang ada dipelelawan.
Duta IKMPI
IKMPI memiliki duta ditiap sub organisasi yang tersebar dibeberapa provinsi di Indonesia. Untuk memudahkan system transformasi dan pendataan secara keseluruhan tingkat nasional...

Penanggung jawab
Tiap polemik yang ada ditubuh keorganisasian seharusnya IKMPI sebagai kepala ikut merasakan dan berpikir untuk pertanggung jawaban dan melakukan perbaikan. Seperti polemik yang terjadi di Tubuh Hipmawan Pekanbaru yang terpecah diakibatkan oleh adanya krisis politik yang berujung pada manajemen konflik yang tak terselesaikan. Sebenarnya ini adalah tanggung jawab IKMPI dan menyelesaikan perkara ini secara bijak. Realitanya tidak sedikitpun campur tangan didalamnya bahkan membiarkan begitu saja dan terkesan diabaikan.. Kenapa manajemen konflik ini terjadi disebabkan lemahnya dan mungkin tidak adanya kebijakan intern IKMPI untuk memenej organisasi secara keseluruhan.

Inilah yang menjadi tanggung jawab besar IKMPI kedepan Memelihara persatuan dan kesatuan dalam kebersamaan dan keselarasan. Memang menjaga lebih susah dari pada menciptakan tapi paling gak ada usaha dan komitmen yang akan dijaga demi terwujudnya cita2 organisasi pelajar dan mahasiswa pelalawan untuk masa depan...

Mari kita rangkul smuanya dalam satu wadah nama besar. Baik junior maupun senior bersama sama membangun organisasi yang bermartabat yang mempunyai tekat kuat untuk Hipmawan yang lebih baik, lebih besar. Organisasi yang melahirkan kader bermutu dipelalawan. Menjadi teladan dan skuad yang diperhitungkan. Jangan biarkan jalan ditempat apa lagi berjalan tanpa kepala. Jangan biarkan terpecah. Satukan nama kita, tekat kita, dalam kebersamaan dan keselarasan. Bukan Golongan...

Note : Organisasi yang besar memiliki nama yang besar dan tak pernah takut pada kritikan. Justru akan membuka jalan untuk perbaikan yang lebih baik.***

Kirim Saran

Nama

Email

Telepon

Saran