Tampilkan postingan dengan label Pelalawan News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelalawan News. Tampilkan semua postingan

Kerusakan Jalan Sudah Sangat Memprihatinkan

Written By Unknown on Sabtu, 02 Juli 2011 | 20.08


Pangkalan Lesung - kerusakan jalan lintas timur yang ada di Pangkalan Lesung tepatnya KM 40 sungguh memprihatinkan yang membuat pengendara jalan baik kendaraan bermotor dan mobil merasa kesulitan. Sebelumnya jalan ini pernah diperbaiki dengan timbunan kerikil dan tanah yang dikeraskan namun hal itu tidak bertahan lama berselang seminggu kerusakan mulai membahayakan pengendara kendaraan bermotor. Kerusakan jalan dilintas timur sumatera tepatnya dipangkalan Lesung ujung Km. 40 ini disebabkan oleh mobil-mobil kendaraan yang bermuatan berat dari arah jakarta ke Medan.

Hingga saat ini kerusakan jalan dibeberapa lintasan Pangkalan Lesung Ujung belum ada pihak pemerintah dari dinas pekerjaan umum yang meninjau lokasi dan melakukan perbaikan secara permanen. Masyarakat setempat mengharapkan adanya perbaikan pengaspalan secara permanen pasalnya saat ini sudah sangat meresahkan pengguna jalan baik masyarakat setempat maupun pengendaraan umum dan sering mengakibatkan kecelakaan serius dibeberapa tempat lintasan yang rusak. Masyarakat mengkhawatirkan banyaknya kendaraan keluar dari jalur lintasan hanya untuk menghindari jalan yang rusak dan berlobang *** (RIezal Fachrozie)

Kadisdik Kabupaten Pelalawan Larang Pungutan Uang Pembangunan

Written By Unknown on Jumat, 01 Juli 2011 | 18.09

Setelah banyak orang tua memprotes, akhirnya Kadisdik Pelalawan MD Rizal mengumumkan larangan bagi sekolah memungut uang pembangunan.

Kadisdik Pelalawan Larang Sekolah Pungut Uang Pembangunan

PANGKALANKERINCI - Kepala dinas pendidikan kabupaten Pelalawan MD Rizal MPd marah besar setelah mengetahui banyak sekolah di Pelalawan memungut uang jutaan rupiah kepada calon siswa. MD Rizal membuat pernyataan pedas dengan menuding beberapa kepala sekolah melegalkan pungutan liar.

‘’Bagi saya uang pembangunan sama dengan Pungli. Saya tegaskan sekali lagi, bahwa masalah sarana dan prasarana sekolah itu ranahnya Pemda Pelalawan. Sekolah tidak usah ngurusi yang seperti itu,’’ ujar MD Rizal yang mengaku baru saja menerima pengaduan langsung dari beberapa orang perwakilan wali murid di kantornya.

Sumber :

Selain uang pembangunan, beberapa item biaya lainnya juga disebutnya sebagai pungutan liar, sebab sudah ditanggung pemerintah lewat biaya rutin sekolah. Seperti uang iuran OSIS, biaya kartu pelajar, biaya kartu OSIS dan uang BP3. Kepada sejumlah wartawan dan sejumlah wartawan mantan sekretaris dinas pendidikan Pelalawan itu memperlihatkan kertas berisi daftar biaya masuk SMAN 2 Pangkalankerinci.

Menurutnya di Pelalawan banyak sekali sekolah yang melakukan pelanggaran dalam menetapkan biaya masuk bagi siswanya. Yang sudah dilaporkan ke dinas pendidikan diantaranya SMAN 1 Pangkalankerinci, SMAN 2 Pangkalankerinci dan SMAN 1 Pangkalan Kuras. Diluar itu kemungkinan masih ada sekolah lain yang juga melakukan pelanggaran sama. Untuk itu MD Rizal selaku pejabat yang bertanggungjawab dibiang pendidikan akan memanggil para kepala sekolah pekan depan.

‘’Saya akan memanggil semua kepala sekolah yang terindikasi melakukan pelanggaran. Intinya kita tidak mau ada masyarakat yang tidak bisa sekolah hanya gara-gara masalah finasnsial,’’ imbuhnya.

Ditanya kemungkinan pengembalian uang siswa yang sudah terlanjur dibayar, MD Rizal tidak menjawab secara tegas. Ia juga belum bersedia menjelaskan sanksi yang akan diberikan kepada kepala sekolah jika terbukti melakukan pungli. ‘’Saya tidak mau biaya masuk sekolah memberatkan masyarakat. Yang jelas kita panggil dulu kepala sekolahnya, masalah sanksi itu rahasia kami,’’ tegasnya. ***(feb) 



Sumber : www.riauterkini.com

Kerusakan Jalan Pelalawan Sangat Memprihatinkan

Written By Unknown on Sabtu, 12 Maret 2011 | 05.12

Hipmawan News : Kerusakan jalan disepenjang jalan lintas timur Pelalawan sangat memprihatinkan dan membahayakan buat para pengguna jalan. Masalah kerusakan jalan ini sudah berlangsung lama dan hingga saat ini belum ada perhatian pada pihak terkait. Hingga saat ini akibat kerusakan jalan sudah banyak menelan korban baik luka2 bahkan merenggut nyawa.
Hingga saat ini tiada perhatian terhadap perbaikan dan tindakan pengamanan bagi pengguna jalan agar tidak terulang lagi kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban.
Mengenai hal ini kita nggak tahu sampai dimana kebijakan pemerintah daerah terhadap jalan2 nasional namun setahu kita jalan2 yang ada sangat memprihatinkan dan dapat dikategorikan membahayakan yang sewaktu2 bisa mengancam keselamatan pengguna jalan secara umum..
Dipangkalan lesung misalnya , kerusakan disejumlah jalan lintas timur dalam kondisi membahayakan dan telah memakan korban jiwa. kita tak bisa membayangkan jika pengguna jalan melewati kerusakan jalan dengan kecepatan sedang bahkan ada kerusakan jauh dari jangkauan pendangan misal, dipuncak pendakian jalan ...

Kita sebagai mahasiswa peduli masyarakat hanya bisa menghimbau pihak2 terkait agar menjalankan tanggung jawabnya segera. AgAr tidak menelan korban terlalu besar ditempat yang sama...

Harris Marwan dipastikan memimpin Pelalawan 2011-2016

Written By Unknown on Rabu, 23 Februari 2011 | 21.15

Hasil Rapat pleno KPU Terbuka di gedung Daerah Laksamana Mangkudiraja Rabu
(23/2/11) menetapkan
pasangan M Harris-Marwan Ibrahim sebagai
pemenang dari tiga calon kandidat periode 2011-2016.
Rapat pleno, KPU Pelalawan dengan materi peetapan Harris-
Marwan sebagai calon terpilih bupati dan wakil Pelalawan 2011,
tanpa dihadiri pasangan nomor urut dua dan tiga berlangsung dengan suasana haru kebahagiaan dari pendukungnya.
Rapat pleno
tersebut dipimpin oleh ketua KPU Pelalawan, Ir Abdul Hamid.
Menurut Hamid pasangan Harris-Marwan mendulang suara
terbanyak, disusul pasangan nomor urut tiga yakni Anas-Narsum
kemudian, pasangan paling buncit diperoleh oleh pasangan Khalil-
Tamrin.
Dari 526 Tempat Pemilihan Suara (TPS) yang ada dikabupaten
Pelalawan pemilih hanya menggunakan hak suara 126.638 dari
199.812 Daftar Pemilihan Tetap (DPT). Berdasarkan, persentase
hasil rekap pleno akhir KPU Pelalawan di 12 kecamatan Harris-
Marwan unggul, dengan perolehan suara 51.296 atau 41 % ,
sementara itu Khalil-Tamrin, total suara 24.391 suara atau 20 % ,
dan Anas-Narsum memperoleh total 48.261 suara 48.261
persantase, 39 % .
Secara keseluruhan kata Hamid, pasangan Harris-Marwan unggul
3.035 suara dari pasangan Anas-Narsum.
Harris-Marwan yang didaulat memberikan sambutan,
kemenangan ini bukanlah kemenangan Harris dan Marwan,
melainkan kemenangan rakyat Pelalawan. "Ini bukan kemenangan,
Harris dan Marwan melain kemenangan rakyat Pelalawan,"

Hipmawan mengucapkan selamat atas terpilihnya H Harris-marwan sebagai Bupati Pelalawan 2011-2016. Semoga menjadi pelalawan yang lebih baik. Khususnya di dunia pendidikan.

Sumber :
www.riauterkini.com
Edited by Tim Kreatif Hipmawan

KM40 dan Madang Ingin Hengkang dari Desa Pangkalan Lesung

Written By Unknown on Kamis, 10 Februari 2011 | 06.34

Madang dan KM40 merupakan bagian dari Desa Pangkalan Lesung yang merupakan dua kelompok masyarakat yang nyaris tidak merasakan dampak pembangunan dari Desa yang dipimpim oleh Adnan. Dua kelompok masyarakat ini pernah mengadakan wacana untuk pembentukan sebuah Desa dan ingin lepas dari Desa Pangkalan Lesung yang terkesan terabaikan. Anggaran pembangunan desa hingga ratusan juta sama sekali tidak menyentuh dan tidak dirasakan masyarakat Km.40 dan Madang sebagai bagian desa terpinggir didesa Pangkalan Lesuang.

Hal inilah yang memicu kekecewaan masyarakat yang terpinggirkan dan merasa tidak diperhatikan pemerintahan desa setempat. Berulangkali usulan dan mohonan serta janji namun semua hanya sebatas dibibir dan kepentingan kedua masyarakat seakan tidak digubris. Bahkan sempat aparat RT/RW setempat mangkir dari panggilan rapat karena merasa suaranya tidak dipentingkan. Permohohan secara diplomasi ringan nyatanya hanya sebuah angin lalu hingga menimbulkan rasa jengkel masyarakat, permuda maupun aparatur sub desa berbuah kekecewaan yang berujung pasrah.

Realita setiap pembangunan desa hanya terpusat pada kecamatan saja. Dan tanpa menyentuh sisi sub bagian desa ingin merasakan pembangunan. Sebagai bagian dari desa yang memiliki banyak warga yang terpinggirkan merasa mendapat ketidak adilan dalam segi pembangunan. Bahkan tidak diperhatikan aparat desa setempat baik dari segi pertanian, pendidikan, sosialisasi masyarakat dll. Bahkan membiarkan dua kelompok masyarakat terpinggir ini gelap gulita tanpa adanya perpanjangan daya jangkauan listrik desa.
KM40 misalnya sebuah kelompok masyarakat yang terletak diperbatasan jalur lalu lintas Ukui 1 dan desa air emas ini belum teraliri listrik padahal janji dari tahun ketahun namun itu hanya sebuah janji-janji kosong para penista pemangku jabatan Desa. Menurut salah seorang narasumber mengatakan 'kami malu sama desa yang letak didaerah pedalaman sudah terang benderang sementara kami terletak dipinggiran jalan lintas timur dan bahkan daerah perbatasan kecamatan yang memiliki masyarakat yang cukup banyak juga membutuhkan penerangan seperti mereka namun janjipun tlah berganti tahun kami masih dalam keadaan gelap gulita jangankan wacana mungkin niatpun nggak ada buat perpanjangan jangkauan aliran listrik ditempat kami padahal sedikit lagi disini juga ada pabrik, rumah makan dan rumah2 masyarakat yang membutuhkan penerangan'.

Wacana dua kelompok masyarakat ini KM40 dan Madang sempat merebak dan ingin membentuk desa sendiri dengan menggabungkan dua kelompok masyarakat menjadi sebuah desa yang mandiri. Namun hal masih terkendala pada struktur dan kesiapan mental untuk menjadi desa yang mandiri. Mempertimbangkan kesiapan SDM yang terbatas dalam mengelola senuah desa dan kesiapan mental sangat diperlukan hingga masih menunggu waktu yang tepat untuk mendelegasikan wacana ini. Karena kami jenuh sama perintahan desa sekarang yang terkesan otoriter pembangunan yang hanya terpokus pada pusat kecamatan... Dan yang kami dapatkan hanyalah janji dan janji serta alasan hingga kami hampi kehilangan kesabaran.

Artikel ini merupakan cerminan demokrasi yang merasakan adanya otoriter pembanguan di Desa Pangkalan Lesuang yang telah realitas mengabaikan Kepentingan masyarakat pinggirin.

An. Masyarakat Madang dan KM40

Pemilihan Raya Cabup dan Cawabup Kabupaten Pelalawan

Written By Unknown on Kamis, 13 Januari 2011 | 02.13

Sumber : www.riaumandiri.com

Pelalawan News (PN) -Hari pencoblosan Pemilu Kada Pelalawan ditetapkan 16 Februari 2011. Penetapan
tersebut berdasarkan rapat koordinasi Pemilu Kada
Kabupaten Pelalawan yang difasilitator Badan
Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat
(Kesbanglinmas), Komisi Pemilihan Umum (KPU) ,
Asisten Pemerintahan, Dinas Kependudukan dan Capil Pelalawan. “Sehubungan akan berlangsungnya pesta demokrasi Pemilu Kada Kabupaten Pelalawan
2011, perlu diadakan rapat kordinasi dengan instasi
terkait untuk menyukseskan persiapan, pelaksanaan
dan penyelesaian Pemilu Kada Pelalawan," terang
kepala Kesbanglinmas, Ishak M Arani, Rabu (30/6).
Dikatakan, berbagai tahapan serta program kegiatan telah disusun namun Ketua KPUD Pelalawan belum
defenitif juga menjadi satu persoalan.
"Dalam rapat tadi juga dibahas tentang perlu
cepatnya ketua defenitif KPUD beserta anggotanya
yang akan bekerja pada tahapan Pemilukada.
Pembentukan PPK, KPPS, PPS dan Bawaslu juga telah diagendakan, namun sangat mendesak Ketua KPUD,"
imbuh Ishak. Menurutnya, tiga tahapan program
Pemilu Kada Kabupaten Pelalawan yaitu persiapan,
pelaksanaan dan penyelesaian.
Dalam persiapan yang masuk non tahapan
penyusunan program dan anggaran Pemilu Kada Kabupaten Pelalawan. Setelah tahapan yang dimulai
18 Juni 2010 dilaksanakan pemutakhiran data pemilih
dan sosialisasi tata cara pencalonan, tata cara
kampanye, tata cara perhitungan suara, serta tata
cara penetapan calon pasangan terpilih. Selanjutnya
tahapan yang dikerjakan pembentukan dan pelatihan PPK dan PPS, Pembentukan Bawaslu, Pemberitahuan
dan pendaftaran pemantau, sosialisasi informasi/
pendidikan pemilih kepada masyarakat.
Pemberitahuan DPRD kepada kepala daerah
mengenai berakhirnya masa jabatan. Pemberitahuan
DPRD kepada KPUD mengenai berakhirnya masa jabatan Kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Rapat Kordinasi KPUD dengan pelaksanaan
Pemilukada di tingkat PPK dan PPS. Tahapan program
pelaksanaan juga melakukan kegiatan penerimaan
daftar potensi pemilih dari pemerintah daerah.
Penyampaian Daftar Pemilih Sementara (DPS) oleh KPU ke PPS dan PPK. Pemutahiran data pemilih oleh
PPS dan PPDP . Pengesahan dan pengumuman daftar
pemilih sementara. Perbaikan daftar pemilih
sementara berdasarkan informasi dan masukan dari
masyarakat. Koreksi dan Perbaikan DPS melalui
daftar pemilih perbaikan/tambahan di kirim secara elektronik tembusan KPU Provinsi dan KPU Pusat.
Pengesahan jumlah pemilih tetap dan penyerahan
daftar pemilih tetap (DPT) kepada PPS dan KPPS,
petugas pengawas lapangan dan saksi pasangan
calon. Penyampaian kartu pemilih.
Pendaftaran Calon di dalamnya penyerahan dukungan calon perseorangan. Pendaftaran calon
pemilukada, verifikasi calon perseorangan ke PPS,
PPK dan KPUD Pelalawan. 18 November 2010
Pendaftaran pasangan calon selanjutnya
pemeriksaan kesehatan dan administrasi pasangan
calon. Pemberitahuan ke publik hasil penelitian berkas pasangan calon. Perbaikan kelengkapan
persyaratan calon. Verifikasi tambahan dukungan
calon perseorangan dan perbaikan persyaratan. 15
Desember 2010 penetapan dan penentuan nomor urut
pasangancalon pemilukada.
Percetakan dan pendistribusian daftar kertas suara, serta kelengkapan pelaksanaan pemilukada ke PPS
dan TPS. Kampanye juga dijadwalkan januari 2011.
Pemungutan Suara dilaksanakan 16 Februari 2011
meliputi perhitungan suara dan pembuatan berita
acara di TPS. Inilah hari Pemilukada Pelalawan 16
Februari 2011. Sedangkan penyelesaian terkait hasil pemilukada dan gugatan serta penetapan pasangan
terpilih sampai kepelantikan pasangan terpilih dilantik
Mendagri.rtc,ajs

Gerakan Pemilukada Cerdas Hipmawan

Written By Unknown on Selasa, 11 Januari 2011 | 12.32

Oleh : bukharigabriel@yahoo.co.id

menghadapi pemilihan kepala derah kabupaten
pelalawan HIPMAWAN Pekanbaru akan melaksanakan
GERAKAN PEMILUKADA CERDAS pemilih Cerdas menjadi penyadaran, terutama bagi pemilih pemula untuk
menggunakan potensi akalnya secara sadar
memutuskan suatu pilihan. Ini dapat menekan
kegamangan kandidat mana yang pantas dipilih dari
foto mereka bertebaran di seluruh penjuru' Gerakan
pemilih cerdas menjadi pengajaran bagi rakyat agar merdeka dalam berpikir, merdeka memutuskan pilihan.
Tanpa intimidasi, hasutan, tipuan, dan rayuan yang
penuh birahi kekuasaan. Masyarakat perlu terus
diingatkan jangan sampai terjebak dengan rayuan-
rayuan iklan para pemburu kekuasaan dipinggi-pinggir
jalan. Gerakan pemilih cerdas juga sangat penting untuk menekan angka golongan putih (golput). Sebagaimana
diketahui, berdasarkan pengalaman sejumlah pilkada,
jumlah golput diperkirakan sekitar 40-45 persen. Begitu
juga hasil survei sejumlah lembaga penelitian. Bahkan
hasil polling Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan
ada sekitar 80 persen suara swing voter. Dari jumlah tersebut, sebanyak 35 persen lebih berpotensi golput.
Menggunakan hak untuk memilih jauh lebih mashlahah
untuk mendorong tercipta parlemen dan pemerintahan
yang kuat dan memiliki legitimasi kuat. Dimaklumi
golput adalah hak untuk tidak memilih yang biasanya
muncul dari kalangan pemilih terpelajar yang merasa apatis terhadap parpol atau calon yang diusung parpol.
Di sinilah diperlukan kecerdasan pemilih untuk
menggunakan hak pilihnya agar menutup peluang
kesalahan dalam menentukan juru selamat. “Ibarat mau mencari juru selamat, malah yang dipilih adalah
pencuri”. Golput bukanlah pilihan cerdas. Selain bertentangan nilai-nilai kebangsaan yang menjunjung
tinggi nilai patriotisme dan negarawan, juga membuka
peluang terpilihnya politisi busuk masuk dalam
lingkaran kekuasaan. Jadi, masyarakat mesti menjadi
pemilih cerdas dengan memilih kandidat yang memiliki
kompetensi

Catatan Tambahan
Bagi yang ingin berbagi artikel bisa kirimkan ke hipmawan@gmail.com atau pada Kirim Artikel

beberapa perwakilan mahasiswa pelalawan hadiri pencabutan nomor urut calon bupati pelalawan

Written By Unknown on Jumat, 17 Desember 2010 | 08.41

beberapa perwakilan mahasiswa yang tergabung dalan tim relawan calon bupati pelalawan ikut hadir di KPU Pelalawan dalam agenda pencabutan nomor urut peserta Pemilukada 2011.
Hasilnya,
1. M Harris- Marwan Ibrahim
2. Tengku Khalil Jaafar-Husni Thamrin dan
3. Anas Badrun-Narsum
pengundian nomor urut peserta calon bupati Pelalawan periode 2011-2016 bejalan lancar dan aman.
relawan dari kalangan mahasiswa hipmawan menyaksikan secara langsung pengundian nomor urut tersebut yang bertempat di gedung
Daerah Laksamana Mangkudiraja Komplek Kantor
Bupati Pelalawan pada hari Jumat 17 Desember 2O10 pukul 14.00 Wib
rapat pleno terbuka tersebut juga dihadiri ketua KPU Pusat yang sempat hadir menyaksikan pencabutan nomor urut tersebut. Dan memberikan beberapa kata sambutan yang Intinya, berharap masing-masing calon bupati dan wakil bupati, menciptakan Pemilukada Pelalawan dengan motto Pemilukada SEJUK (Santun, Edukatif, Jujur dan Kekeluagaan). Guna mewujudkan Pemilukada Sejuk tersebut tegas Harus didukung penuh oleh semua komponen, mulai dari Panwas, PPK, Masyarakat serta peran serta Pemerintah Kabupaten Pelalawan. Dan diharapkan pemilukada dapat berjalan dengan sejuk dan aman dan smua elemen baik pemerintah, mahasiswa dan masyarakat bisa bersama sama menyukseskan pemilukada dengan aman,
Pada sesi pencabutan masing2 calon mengambil no urutnya secara faktual dan setelah keputusan akhir telah ditetapkan yang disaksikan beberapa relawan termasuk kalangan mahasiswa pelalawan smua calon bupati maupun wakil bupati pelalawanmengadakan perjanjian bersama dalam menyukseskan Pemiliukada Pelalawan 2011-2016 tersebut.***

Peran Strategis Mahasiswa Pelalawan di Pemilukada

Written By Anonim on Jumat, 10 Desember 2010 | 11.48

Sekitar dua bulan lagi, tepatnya pada 16 Februari 2011 masyarakat Kabupaten Pelalawan akan memilih calon pemimpinnya. Jelang pesta demokrasi lokal ini, ada satu pesan yang penulis ingin ungkapkan melalui tulisan ini untuk gerakan mahasiswa yang ada di Pelalawan. Banyak peran yang bisa diambil oleh gerakan mahasiswa untuk mengabdikan dirinya kepada masyarakat dan mengawal pesta demokrasi lokal ini agar tidak ternodai dengan hal-hal yang tidak diinginkan.

Ada banyak pekerjaan rumah (PR) dan peran strategis yang dapat dilakukan oleh gerakan mahasiswa dalam menyukseskan Pemilukada
Pelalawan. Tahapan Pemilukada Pelalawan yang sudah dimulai sejak Oktober 2010 ini menuntut gerakan mahasiswa sebagai kekuatan infrastruktur politik untuk pro aktif mengawal setiap tahapan karena dalam Pemilukada sendiri sangat banyak permasalahan-permasalah politik yang syarat dengan kepentingan elit yang perlu diluruskan oleh gerakan mahasiswa melalui agenda-agenda gerakannya.

Menurut penulis, inilah salah satu agenda strategis bagi gerakan mahasiswa masa kini (gerakan mahasiswa kini bisa lebih menikmati kebebasan), jika gerakan mahasiswa tempo dulu akrab dengan penguasa yang otoriter, tetapi sekarang tidak. Gerakan mahasiswa saat ini lebih leluasa untuk bergerak. Bebas dalam berekspresi dan bersikap. Ini adalah sesuatu anugrah dan kenikmatan tersendiri. Namun, dalam konteks lingkaran Pemilukada
Pelalawan nanti, walau bebas bersikap bukan berarti secara bebas pula untuk melakukan aksi dukung-mendukung. Jelas ini tidak dibenarkan dalam etika sebuah gerakan mahasiswa yang menjadi wadah atau agen pengayom dan pencerdasan politik bagi masyarakat. Mengapa penulis katakan demikian??

Jika gerakan mahasiswa masuk ke lingkaran dukungan tentu masyarakat juga akan tergiring dan secara politis akan menguntungkan untuk calon kepala daerah yang didukung. Banyak peran lain yang bisa diambil oleh gerakan mahasiswa. Namun, sebelum membahas masalah peran strategis itu, penulis ingin menginformasikan beberapa permasalahan urgen yang biasa lazim terjadi dalam
setiap Pemilukada.

Meminjam pendapat Leo Agustino (2009: 121) ada beberapa permasalahan yang menyelimuti Pemilukada.  

Pertama, tidak akuratnya penetapan data pemilih. Masalah data pemilih tetap (DPT) adalah masalah yang urgen dan bisa menjadi skenario politik. Ditambah lagi tidak proaktifnya masyarakat dalam tahap DPS sehingga banyak masyarakat yang komplain ketika namanya tidak terdaftar dalam DPT.
Kedua, persyaratan calon yang tidak lengkap. Dalam memenuhi persyaratan calon, terutama yang menyangkut ijazah sering tidak memenuhi persyaratan
Para calon.
Ketiga, KPUD yang tidak netral. Faktor kekerabatan dan kedekatan anggota KPUD dengan salah satu pasangan calon membuat KPUD terkadang terkontaminasi dengan pesan-pesan politik dari salah satu kandidat dalam Pemilukada.
Keempat, Panwas Pemilukada yang terlambat dibentuk.
Kelima, politik uang. Hal yang paling menonjol adalah pasangan calon memberikan sejumlah uang kepada Parpol untuk mendapatkan dukungan politik. Lebih parah lagi, jika pasangan calon memberikan sejumlah uang untuk memilih mereka. Suatu pendidikan politik yang diluar batas kewajaran.  

Keenam, sumbangan dana kampanye. Tak bisa dipungkiri, sebagian modal politik khususnya uang berasal dari donatur yang notabenenya adalah pengusaha. Walau di aturan main Pemilukada sudah diatur batas sumbangan, tetapi pada prakteknya kerap dilaksanakan tidak transparan. 
 Ketujuh, mencuri start kampanye. Banyak pasangan calon yang belum memasuki tahapan kampanye, tetapi sudah mengampanyekan dirinya. Ini sungguh tidak fair. Akan tetapi, inilah yang terjadi. Dalam Pemilukada Pelalawan, kita sudah bisa melihat hal ini, walau masa kampanye belum di mulai, tetapi seruan-seruan untuk memilih dengan diselimuti dengan agenda-agenda terselubung sudah mulai dilakukan. Kesembilan, dukungan PNS yang tidak netral. Ikutnya aparat birokrasi dalam Pemilukada atau calon incumbent kerap membuat birokrasi terkotak-kotak dan tidak netral. PNS secara diam-diam memberikan dukungan bahkan ada juga PNS yang ikut menjadi tim sukses.  
Kedelapan, pelanggaran kampanye. 
Kesembilan, intervensi DPRD. Pada umumnya terjadi apabila DPRD tidak menyetujui pasangan calon.
Lalu sikap apa yang dapat diambil oleh gerakan mahasiswa. Di luar domain politik praktis penulis berpendapat ada beberapa peran strategis yang dapat dilakukan oleh gerakan mahasiswa pada Pemilukada khususnya gerakan mahasiswa Kabupaten Pelalawan.  
Pertama, menyosialisasikan agenda Pemilukada Pelalawan kepada masyarakat. Percaya atau tidak, masyarakat yang terlanjur apatis dengan politik perlu mendapatkan sosialisasi dan penjelasan secara detil terkait dengan “mahalnya” harga suara mereka. Salah dalam menentukan pilihan atau tidak memilih tentunya akan menentukan nasib baik dan buruk wajah Pelalawan lima tahun yang akan datang.  
Kedua, mengawal DPT (Daftar Pemilih Tetap). Jangan terburu-buru berprasangka baik dengan kandidat calon. Terkadang ada skenario terselubung yang tim sukses mereka lakukan untuk mengelabui masyarakat dengan DPT.
Gerakan mahasiswa harus mampu mengawal dan mengendus “bau” busuk ini yang kemungkinan bisa saja terjadi pada Pemilukada
Pelalawan 2011 Nanti.  
Ketiga, mengevaluasi kepemimpinan incumbent. Posisi incumbent memang diuntungkan ketika ikut bertarung dalam Pemilukada. Sebab incumbent memiliki modal politik yang kencang dan kuat. Calon incumbent biasanya memanfaatkan fasilitas kepemimpinannya untuk tebar pesona. Dengan demikian, gerakan mahasiswa harus mampu menginformasikan kepada masyarakat bahwa benarkah calon incumbent sudah sukses memimpin tentunya dengan indikator yang ilmiah bukan politis (itupun jika calon incumbent berniat kembali untuk mencalonkan diri).  
Keempat, mengawasi KPUD. Komisi Pemilihan Umum Daerah sebagai penyelenggara Pemilukada harus dikontrol atau diawasi. Gerakan mahasiswa dapat melakukan beragam aksi untuk “mengancam” agar KPUD tidak berpihak sehingga Pemilukada dapat berlangsung sesuai dengan apa yang diharapkan.  
Kelima, mengemas kontrak politik kepada masing-masing pasangan calon. Bila perlu dinotariskan. Hal inilah yang hingga saat ini belum terpikirkan oleh gerakan mahasiswa dalam ajang Pemilukada. Itulah sebabnya, perlu ada kontrak politik yang berisikan point-point yang pro terhadap masyarakat. Inilah harapan penulis terhadap gerakan mahasiswa yang ada di Kabupaten Pelalawan. Semoga beberapa sikap di atas dapat memunculkan harapan baru bagi masyarakat Pelalawan kelak. Salam perjuangan dan hidup mahasiswa!.....................


Pentingnya Peranan Pemerintah Dalam Menuntaskan Krisis Politik ditubuh Hipmawan

Written By Unknown on Kamis, 18 November 2010 | 00.59

Infokom Hipmawan - Rasa prihatin atas polemik ditubuh hipmawan pekanbaru beberapa tahun silam terkesan terabaikan. Lambannya Hipmawan dalam menyingkapi masalah ini berujung perpecahan yang tidak tahu hingga kapan diselesaikan...
beberapa tahun silam terjadi kekacauan internal hipmawan dalam kanca politiknya yang berujung perpecahan dua kubu himpinan pelajar dan mahasiswa pelalawan hingga sekarang. Sangat disayangkan masalah internal ini tidak kunjung terselesaikan dan seolah olah membiarkan hal ini berlanjut hingga sekarang.
dilihat dari kronologis perpecahan ini terjadi berawal dari masa kepemimpinan saudara Hendri BS yang mengakibatkan kecemburuan sosial mahasiswa perairan terhadap mahasiswa daratan yang slalu berhasil mengusung kandidatnya di kursi kepemimpinan hipmawan. Rusaknya demokrasi kepemimpinan diakibatkan manajemen konflik yang telah sengaja direncanakan sebagai planning B oleh mahasiswa perairan apabila kandidat yang diusung untuk maju memimpin Hipmawan pada masa itu menuai kekalahan. Dan hal itu terjadi setelah sesi akhir pemungutan suara dari seluruh delegasi kecamatan telah membulatkan bahwa Hendri BS sebagai kandidat yang diusung mahasiswa daratan yang memiliki suara terbanyak dan memenangkan secara demokratis. Selang waktu beberapa saat terjadilah konflik adu mulut yang berujung pada bentrokan antara dua kubu yang memperebutkan kursi kepemimpinan. Hingga akhirnya pihak penyelenggaraan tempat turun tangan dan mengancam akan melaporkan hal itu pada pihak berwajib hingga masing masing kubu membubarkan diri dan jadi perbincangan hangat dalam internal Hipmawan..
Disinilah awal perpecahan terjadi hingga sekarang tetap berlanjut yang tak punya penyelesaian dan terkesan terabaikan. Sangat disayangkan memang beberapa pihak menganggap masalah ini sepele dan tidak berpengaruh dalam Hipmwan sendiri hingga tidak ada penyelesaian dan terkesan dilupakan.
Sekarang ada jadinya tanpa rasa persaudaraan, senasib dan seperjuangan dalam satu naungan Hipmawan. Mahasiswa yang tergabung dalam kecamatan peerairan memisahkan diri dari kesatuan Hipmawan yang berujung perpecahan yang tak semestinya ini terjadi berlangsung hingga sekarang. Prihatin memang tapi inilah kenyataan yang riil terjadi dan tak heran Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan terbagi jadi dua kesatuan padahal masih satu visi dan visi, tujuan organisasi yang sama. Knapa harus terpisah ? Knapa tidak ada penyelesaian ? Kini belum terjawab dan masih jadi tanda tanya yang BESAR. Ada apa ditubuh HIPMAWAN ?
Dalam polemik ini Infokom Hipmawan merasa prihatin sebagai media yang diharapkan bisa merangkul pelajar kita sebagi motivasi betapa pentingnya kesatuan, betapa pentingnya kebersamaan yang melihat hal ini sangat menggangu dalam proses pelaksanaan.
Berharap ada solusi penyelesaian dari masing masing kubu yang terkait dan perhatian pemerintah pelalawan secara serius menyelesaikan polemik ini dalam ketidak jelasan hingga sekarang. Pentingnya peranan pemerintah ini diharapkan bisa perbaikan system ditubuh hipmawan...

Perlu kerjasama Hipmawan dan Pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia khususnya menyatukan rasa tali persaudaraan dalam kebersamaan, kreatifitas dan kredibilitas sebagai penerus masa depan kabupaten Pelalawan..

Azmun Minta Warga Pelalawan Dukung Khalil

Written By Unknown on Senin, 08 November 2010 | 10.11





Deklarasi pasangan Khalil-Tamrin diwarnai peristiwa unik. Mantan Bupati Pelalawan Tengku Azmun Jaafar yang tengah menjalani masa hukuman berorasi lewat telephon, minta warga mendukung pasangan ini.



Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Mantan Bupati Pelalawan Tengku Azmun Jaafar ikut memberikan sambutan secara langsung via telepon seluler, pada acara deklarasi pasangan Tengku Khalil Jaafar-Husni Tamrin Ahad (07/11/10) dilapangan Sepakbola Pangkalankerinci. Pada kesempatan tersebut Azmun hampir lima menit memberikan sambutan langsung dari Lembaga Pemasyarakatan Cipinang yang dihubungkan ke pengeras suara. Tak ayal, secara spontan satu persatu air mata masyarakat berjatuhan mendengar sambutan Azmun tersebut.

Kurang lebih limat menit durasi sambutan Azmun tersebut dimamfaatkan betul, untuk mencurahkan perasaanya demi kabupaten Pelalawan. Sambil terisak-isak Azmun terus bersemangat menyampaikan sambutanya, untuk masyarakat kabupaten Pelalawan. Mengawali sambutanya, Azmun beberapa kali menyampaikan ucapan selamat. Pada kesempatan tersebut ia menegaskan bahwa saat ini kondisi fisiknya dalam keadaan sehat. Meski dirinya telah berpisah jauh dengan masyarakat kabupaten Pelalawan namun, setiap hari dirinya terus memantau Pelalawan.

"Saya begitu sedih melihat dan mendengar kondisi kabupaten Pelalawan saat ini. Bahkan saya mendengar kabar ada gedung baru hingga saat ini belum diresmikan. Jalan-jalan banyak tidak terurus, bahkan kabupaten Pelalawan masuk kategori kabupaten miskin," urainya.

Beranjak dari kondisi seperti itu lanjut Azmun. Kabupaten Pelalawan butuh pemimpin yang punya visidan misi yang jelas. Dulu sewaktu dirinya memimpin kabupaten Pelalawan, ia sering meminta masukan dari abang kandungnya yakni Khali Jaafar. "Selama saya menjabat sebagai bupati saya sering minta masukan dari abang saya Khalil tentang kabupaten Pelalawan kedepan, jadi saya banyak bertukar fikiran tentang segala demi kabupaten Pelalawan, sehingga kabuoaten Pelalawan bisa bersaing dengan kabupaten lainm," imbuhnya.

Berpijak dari alasan tersebut, maka tegasnya, Khalil yang berpasangan dengan Tamrin. Mampu membawah perubahan bagi kabupaten Pelalawan. "Abangda saya dan dinda Husni Tamrin, saya optimis bisa membawa Pelalawan ke arah yang lebih baik. Sebab sebelumnnya saya juga banyak meminta masukan dari yang bersangkutan.***(feb)
Sumber : www.riauterkini.com

Khalil-Tamrin Berduet Maju Pemilukada Pelalawan

Written By Unknown on Rabu, 27 Oktober 2010 | 03.21

Tengku Khalil Jaafar dan Ketua PBR Pelalawan Husni Tamrin sepakat berpasangan dalam pemilukada Pelalawan 2011 mendatang, sementara ada lima partai yang akan mengusungnya.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Eskalasi politik dikabupaten Pelalawan terus berubah-rubah. Misalnya, Tengku Khalil Jaafar digadang-gadangkan berduet dengan Herman Maskar justru tanpa tau penyebab kandas ditengah jalan. Kini Kalil sepakat berpasangan dengan Ketua PBR Pelalawan Husni Tamrin. Kedua pasangan ini sudah bertekad bulat maju satu paket sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan pada Pemilukada 2011 mendatang.

"Semuanya bisa saja terjadi. Saya dan Husni Tamrin siap berduet maju pada Pemilukada Pelalawan. Segala sesuatunya, tidak ada masalah lagi. Sampan kita sudah siap dilayarkan. Hal ini dibuktikan dukungan lima kursi di DPRD Pelalawan sebagai salah satu syarat mutlak mendaftar ke KPUD," terang Khalil menyikapi perkembangan politik dikabupaten Pelalawan, Selasa (26/10/10).

Menurutnya kelima partai yang sudah menyatakan dukungan tersebut papar Kalil, antara lain Partai Bintang Reformasi (PBR) dengan perolehan dua kursi, Partai Kedaulatan satu kursi, Partai Repulbilkan satu kursi, Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI) satu kursi, Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) satu kursi. "Semua partai ini sudah menyatakan tekad mengusung pada Pemilukada Pelalawan, bahkan siap memenangkannya," papar Khalil.

Abang kandung mantan bupati Pelalawan optimis menang pada Pemilukada Pelalawan. Terlebih lagi, sosok Azmun Jaafar sangat berpengaruh besar dikabupaten Pelalawan. Apalagi katanya, figur Husni Tamrin juga memberikan warna baru. Selain itu jelasnya (Tamrin red) sebagai sosok tokoh muda yang enerjik juga mempunyai jabatan multy organinsasi dikabupaten Pelalawan.

Sementara itu, Husni Tamrin, ketika dimintai tanggapannya terkait, mau menjadi pendamping dengan Khalil. Dengan nada santai ia mengatakan, didunia politik semua bisa saja terjadi. "Politik tidak sama dengan ilmu pasti. Semuanya bisa saja terjadi. Kemarin A sekarang Z itu wajar-wajar saja dan itulah politik yang sesungguhnya," terang Tamrin via ponselnya.

Bila sebelumnya,Tamrin ngotot maju dengan nomor satu kini justru melunak. Kata Tamrin, alasan mau menjadi nomor dua dan berpasangan dengan Khalil adalah berdasarkan pertimbangan yang sangat matang. "Suatu hal yang wajar, saya dan pak Khalil siap bersama memenangkan Pemilukada Pelalawan," tandasnya.***(feb)

Sumber : www.riauterkini.com

Suhu Politik Jelang Pemilukada Pelalawan

Written By Unknown on Rabu, 20 Oktober 2010 | 08.46

jelang Pemilukada Pelalawan masing-masing kandidat mulai saling mengklaim dukungn. Seperti M Harris yang mengaku telah kentongi dukungan tiga partai besar.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Langkah Wakil Bupati HM Harris Pelalawan maju pada Pemilukada Pelalawan semakin mantap. Setidaknya tiga partai besar sudi mengusung ketua DPD II Golkar Pelalawan tersebut menggunakan sampan mereka. Tiga partai besar tersebut anatara lain, Partai Golkar, Partai PAN kemudian PDI- Perjuangan. Selain tiga partai besar, enam partai non parlemen di DPRD Pelalawan sebelumnya juga telah menyatakan bersedia menggusung Harris.

Kirim Saran

Nama

Email

Telepon

Saran