BKD Pelalawan Tunggu Hasil Pengumuman Panselnas

Written By Unknown on Kamis, 27 November 2014 | 23.24

PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Tes Kemampuan Dasar (TKD) yang digelar oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Pelalawan telah usai digelar. Pelaksanaan tes dilaksanakan mulai 10-22 November lalu.
Disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pelalawan, Andi Yuliandri, Senin (24/11/2014), pihaknya posisinya hanya menunggu hasil dari TKD dari Panselnas.
"Tentunya setelah tes selesai tinggal pengumuman kelulusan. Namun yang berhak mengumumkan para peserta yang telah lulus dari passing grade itu adalah panselnas bukan kami," ujarnya.
Andi mengatakan, pihaknya akan segera menggesa ke Panselnas agar secepatnya dapat mengumumkan para peserta yang telah lulus dari passing grade ujian TKD kemarin itu.
Pasalnya, sambung Andi, pasca ujian TKD ini akan ada lagi ujian Tes Kemampuan Bidang (TKB) bagi peserta sebagai tahapan ujian selanjutnya.
"Jika Panselnas mengizinkan kami menggelar TKB ya akan kami laksanakan," tandasnya.
Andi menambahkan, dipastikannya pihaknya akan menggesa Panselnas untuk segera mengumumkan hasil ujian peserta yang lulus dari passing grade.(***)

- See more at: http://www.goriau.com/berita/pelalawan/tkd-penerimaan-cpns-2014-usai-digelar-bkd-pelalawan-tunggu-panselnas-umumkan-kelulusan.html

Sumber : Goriau.com

Mahasiswa Pertanyakan Pemotongan Dana Beasiswa

Written By Unknown on Selasa, 02 Agustus 2011 | 11.58

PELALAWAN – Mega Rukmana Dewi, mahasiswa asal Bandar Seikijang, Pelalawan, mempertanyakan pemotongan dana bantuan pendidikan bagi para  mahasiswa yang dianggarkan Pemkab Pelalawan melalui APBD. Pemotongan dilakukan oleh juru bayar pada Dinas Pengelolaan Kekayaan Keuangan Daerah (DPKKD) Kabupaten Pelalawan.
Menurut Mega, kepada detikriau.net, Selasa (02/8), pemotongan yang dilakukan sebesar Rp 50.000 dari dana
bantuan pendidikan yang disetujui Pemkab untuk  diterima para mahasiswa. Namun, saat dirinya  mempertanyakan pemotongan tersebut, oleh juru bayar, uamg yang dipotong, kemudian dikembalikan lagi. “Saat saya pertanyakan hal pemotongan tersebut, uangnya dikembalikan,” jelasnya. Dijelaskan, alasan pemotongan sendiri, menurut juru bayar tersebut adalah untuk biaya administrasi. Padahal, sepengetahuan dirinya, berbagai biaya adminstrasi dalam kegiatan masing-masing Satuan Kerja (Satker), sudah dianggarkan pemerintah dalam APBD.
Diungkapkan, bagi orang kebanyakan, dana sebesar Rp 50.000, mungkin tidak seberapa. Namun, bagi para
mahasiswa, dana tersebut tentu dapat digunakan untuk berbagai kegiatan perkuliahan. 
Kata Mega, pemotongan dana bantuan pendidikan bagi mahasiswa tersebut bukan hanya dirinya yang mengalaminya. Bahkan dari informasi sesama mahasiswa, pemotongan tersebut sudah lama dilakukan pihak DPKKD. Hanya saja, rekan-rekan mahasiswa tidak berani mempertanyakan pemotongan dana tersebut.


Sebagai pengurus Himpunan Mahasiswa Pelalawan (HIPMAWAN), Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FKIP Unri dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Pelalawan Bersatu (IPMPB), Mega meminta Pemkab Pelalawan untuk meluruskan aturan pemotongan tersebut hingga tidak terulang kembali.

Sementara itu, juru bayar bantuan dana pendidikan mahasiswa, Ayang yang ditemui detikriau.net di ruang kerjanya, mengaku tidak ada waktu untuk bertemu dengan alasan Sholat. Setelah dua jam berselang, ketika ditemui kembali, Ayang terkesan tidak menghiraukan kehadiran detikriau.net dan asyik duduk santai seraya bercerita dengan sesama pengawai di lingkungan DPKKD.   Kepala Dinas DPKKD yang akan dikonfirmasi di kantor Bupati juga tidak berhasil, karena sedang tidak berada di tempat. Berulang kali dihubungi melalui HP, tidak menjawab. SMS yang dilayangkan pun tidak dibalas.

Sumber : www.detikriau.net

Maraknya Praktek Pejualan BBM Bersubsidi Bagi Pengguna jerigen Di SPBU kawasan Simpang Pulai Ukui

Written By Unknown on Senin, 04 Juli 2011 | 20.35

Ukui - Kelangkaan BBM jenis Premium dan Solar Sering Terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan Nomor Seri 14.284.655 yang terletak di Simpang Pulai Kecamatan Ukui Pelalawan. Kelangkaan ini disebabkan pegawai SPBU melayani pembelian Solar dan Premium menggunakan Jerigen. Diduga Minyak tersebut diseludupkan Oleh Pihak Tertentu Untuk Keperluan Jual Ulang. Berikut Yang diungkapkan salah seorang Pelanggan Pengguna Jerigen yang berhasil kami Komfirmasi. Sutisno Warga Sp.3 Desa Air Mas Mengatakan sengaja Mengumpulkan minyak dan menimbunnya dirumah untuk kepeluan Jual Ulang. Dan masyarakat sekitar SPBU yang berhasil kami selidiki juga menyeludupkan Minyak besar-besaran untuk kepeluan jual ulang ketika SPBU mengalami Kelangkaan Minyak. Dan bukan itu saja pada saat Kelangkaan terjadi Maka Minyak Penjulan hingga 9.000-14.000 perliternya.

akibat Ulah Pegawai SPBU dan Penimbun Minyak BBM Bersubsidi ini kelangkaan minyak sering terjadi dan telah meresahkan masyarakat Umum. Parahnya hal ini justru tak dapat perhatian dari aparat setempat dan terkesan dibiarkan. Diduga Pegawai SPBU sudah Main Mata dengan Pihak Aparat dan Pemuda setempat.

Informasi yang Kami gali dari Narasumber Berinisial MS mengatakan Penyataan yang senada Bahwa aktivitas alih fungsi SPBU sebagai Pengecer Untuk keperluan Masyarakat Umum menjadi Grosir BBM sudah berlangsung lama dan aparat dan pemuda setempat ikut ambil andil. kami selidiki lebih jauh pada senin malam tepat Pukul sebelas malam (5/7) sudah terjadi aktivitas pengisian jerigen besar-besaran dan kami berhasil mengambil potretnya yang terkesan dibiarkan diduga hal tersebut dibekingi oleh aparat setempat.

Masyarakat mengaharapkan adanya tindakan tegas dari pihak kecamatan dan kepolisian Ukui dalam pengawasan BBM bersubsidi tersebut karena diduga sudah dijadikan aktivitas tracking beberapa kepentingan Sehingga menrugikan masyarakat umum dan penyalah gunaan BBM besubsidi..***

Masyarakat Tambun Keluhkan Masalah Jalan

Written By Unknown on Minggu, 03 Juli 2011 | 05.09

kerusakan jalan tambun. Hendri bs, afrizal, masyarakat tambun, pangkalan lesung

Pangkalan Lesung- Selama enam tahun warga dusun Tambun kelurahan Pangkalan Lesung dambakan pembangunan jalan menuju kampung mereka, namun hingga beberapa kali pergantian bupati jalan tersebut tetap juga tidak dibangun, hal ini di ungkapkan salah seorang pemuda setempat Afrizal (27). Afrizal menyampaikan, “panjang jalan tersebut hanya lima kilo meter dari jalan lintas timur, dulu pada saat pak azmun menjabat sebagai bupati ada harapan masyarakat bahwa jalan tersebut akan segera dibangun, karena beliau pernah meninjau lokasi air panas di dusun ini dan direncanakan akan dikembangkan, namun beliau tersandung kasus” ungkap Afrizal. Afrizal menambahkan, saat ini warga kembali memiliki harapan, karena warga yakin pemerintah daerah dibawah Pimpinan Hm Harris akan Memperhatikan mereka, karena mereka memenangkan Harris seratus persen dikampung ini, tutur afrizal. Kekhawatiran warga terhadap jalanpun bertambah besar menjelang musim hujan. Pasalnya setiap diguyur hujan jalan dengan kosntruksi tanah liat bercampur batu itu tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. “kami dari pemuda dan tokoh masyarakat sangat mengharapkan perhatian pemerintah kabupaten supaya membangunnya dengan mutu yang bagus,’’ kata Afrizal yang dibenarkan sejumlah warga setempat, saat ditemui Wartawan di Pangkalan Lesung, Rabu ( 29/6 ). Penuturan senada diungkapkan Hendri BS, tokoh pemuda Pangkalan Lesung. Menurut Hendri, perbaikan jalan dusun Tambun sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak bagi sekitar 100 KK yang bermukim di dusun tersebut. Sebab saat ini usaha perkebunan warga sudah mulai berhasil. Tanpa sarana jalan yang menadai warga kesulitan mengeluarkan hasil panen, terurtama komoditas kelapa sawit. “Soal jalan memang jadi keluhan masyarakat disana. Masalahnya sekarang kebun-kebun sawit disitu sudah mulai berhasil, jadi memang masalah jalan ini perlu diperhatikan pemerintah,” terang tokoh mahasiswa Pelalawan yang pernah menjabat ketua Hipmawan ini. Ditambahkannya, selama ini aspirasi masyarakat yang menginginkan pembangunan jalan oleh pemerintah daerah kurang mendapat perhatian. Menurutnya pihak instansi terkait selalu beralasan status lahan jalan merupakan hak guna usaha (HGU) sebuah perusahaan perkebunan besar. Namun warga tetap berharap pemerintah tidak terus menerus menjadikan alasan status lahan, mengingat kebutuhan akan jalan sudah terlalu urgen. Apalagi perusahaan tidak pernah mempersoalkan jika jalan itu dibangun. “Harapan kami dengan pak bupati yang baru supaya mendengarkan aspirasi masyarakat. Masalah HGU itu kan tidak harus menghalangi keinginan masyarakat”, janji yang paling diingat oleh warga dusun Tambun adalah jaminan perbaikan infrastruktur jalan di kawasan miskin dan terisolir, tutup Hendri.

Kerusakan Jalan Sudah Sangat Memprihatinkan

Written By Unknown on Sabtu, 02 Juli 2011 | 20.08


Pangkalan Lesung - kerusakan jalan lintas timur yang ada di Pangkalan Lesung tepatnya KM 40 sungguh memprihatinkan yang membuat pengendara jalan baik kendaraan bermotor dan mobil merasa kesulitan. Sebelumnya jalan ini pernah diperbaiki dengan timbunan kerikil dan tanah yang dikeraskan namun hal itu tidak bertahan lama berselang seminggu kerusakan mulai membahayakan pengendara kendaraan bermotor. Kerusakan jalan dilintas timur sumatera tepatnya dipangkalan Lesung ujung Km. 40 ini disebabkan oleh mobil-mobil kendaraan yang bermuatan berat dari arah jakarta ke Medan.

Hingga saat ini kerusakan jalan dibeberapa lintasan Pangkalan Lesung Ujung belum ada pihak pemerintah dari dinas pekerjaan umum yang meninjau lokasi dan melakukan perbaikan secara permanen. Masyarakat setempat mengharapkan adanya perbaikan pengaspalan secara permanen pasalnya saat ini sudah sangat meresahkan pengguna jalan baik masyarakat setempat maupun pengendaraan umum dan sering mengakibatkan kecelakaan serius dibeberapa tempat lintasan yang rusak. Masyarakat mengkhawatirkan banyaknya kendaraan keluar dari jalur lintasan hanya untuk menghindari jalan yang rusak dan berlobang *** (RIezal Fachrozie)

Kadisdik Kabupaten Pelalawan Larang Pungutan Uang Pembangunan

Written By Unknown on Jumat, 01 Juli 2011 | 18.09

Setelah banyak orang tua memprotes, akhirnya Kadisdik Pelalawan MD Rizal mengumumkan larangan bagi sekolah memungut uang pembangunan.

Kadisdik Pelalawan Larang Sekolah Pungut Uang Pembangunan

PANGKALANKERINCI - Kepala dinas pendidikan kabupaten Pelalawan MD Rizal MPd marah besar setelah mengetahui banyak sekolah di Pelalawan memungut uang jutaan rupiah kepada calon siswa. MD Rizal membuat pernyataan pedas dengan menuding beberapa kepala sekolah melegalkan pungutan liar.

‘’Bagi saya uang pembangunan sama dengan Pungli. Saya tegaskan sekali lagi, bahwa masalah sarana dan prasarana sekolah itu ranahnya Pemda Pelalawan. Sekolah tidak usah ngurusi yang seperti itu,’’ ujar MD Rizal yang mengaku baru saja menerima pengaduan langsung dari beberapa orang perwakilan wali murid di kantornya.

Sumber :

Selain uang pembangunan, beberapa item biaya lainnya juga disebutnya sebagai pungutan liar, sebab sudah ditanggung pemerintah lewat biaya rutin sekolah. Seperti uang iuran OSIS, biaya kartu pelajar, biaya kartu OSIS dan uang BP3. Kepada sejumlah wartawan dan sejumlah wartawan mantan sekretaris dinas pendidikan Pelalawan itu memperlihatkan kertas berisi daftar biaya masuk SMAN 2 Pangkalankerinci.

Menurutnya di Pelalawan banyak sekali sekolah yang melakukan pelanggaran dalam menetapkan biaya masuk bagi siswanya. Yang sudah dilaporkan ke dinas pendidikan diantaranya SMAN 1 Pangkalankerinci, SMAN 2 Pangkalankerinci dan SMAN 1 Pangkalan Kuras. Diluar itu kemungkinan masih ada sekolah lain yang juga melakukan pelanggaran sama. Untuk itu MD Rizal selaku pejabat yang bertanggungjawab dibiang pendidikan akan memanggil para kepala sekolah pekan depan.

‘’Saya akan memanggil semua kepala sekolah yang terindikasi melakukan pelanggaran. Intinya kita tidak mau ada masyarakat yang tidak bisa sekolah hanya gara-gara masalah finasnsial,’’ imbuhnya.

Ditanya kemungkinan pengembalian uang siswa yang sudah terlanjur dibayar, MD Rizal tidak menjawab secara tegas. Ia juga belum bersedia menjelaskan sanksi yang akan diberikan kepada kepala sekolah jika terbukti melakukan pungli. ‘’Saya tidak mau biaya masuk sekolah memberatkan masyarakat. Yang jelas kita panggil dulu kepala sekolahnya, masalah sanksi itu rahasia kami,’’ tegasnya. ***(feb) 



Sumber : www.riauterkini.com

Nasionalisme Yang Buta

Nasionalisme bisa diwujudkan dalam perkataan kecintaan terhadap negara dan kepedulian terhadap sesama sebangsa dan setanah air. Namun nasionalisme dapat diartikan dalam senjata yang paling mematikan dalam dunia peperangan. Namun terkadang nasionalisme yang berlebihan membuat kita buta dan lucu. Tanpa disadari jadi bahan ketawaan orang2 diluar sana. Contohnya adalah kasus Ruyati yang dihukum pancung di arab saudi karena perbuatannya yang membunuh majikannya sendiri. Sedangkan hukum diarab saudi adalah hukum islam. Membunuh maka dibunuh. Apa yang dilakukan arab saudi sudah benar menurut aturan hukum disana. Jika saya ditanya apakah anda peduli dengan kasus ruyati ? Jawabannya adalah nggak sama sekali... Simak kasus Ruyati berikut yang tak pernah dijelaskan secara detail di media televisi.

republika.co.id, makkah - arab news menuliskan berita tentang reaksi di indonesia atas eksekusi mati ruyati. Pada hari yang sama, mereka juga menurunkan tulisan tentang penyebab ruyati dihukum mati. Mereka mengutip sumber dari kementerian dalam negeri arab saudi yang mengatakan hukuman royati - demikian mereka menulis nama ruyati - tak mungkin diampuni. royati beth sabotti sarona dinyatakan bersalah membunuh khairiya hamid binti mejlid dengan memukul berkali-kali di kepala dengan sebuah palu daging dan menikam di lehernya, kata kementerian itu menjelaskan. kementerian itu tidak merinci motif kejahatan, juga tidak mengungkapkan hubungan antara dua wanita itu. "polisi menangkap pelayan segera setelah kejahatan dan setelah penyelidikan kasus itu diteruskan ke pengadilan syariah, yang menjatuhkan hukuman mati. Putusan itu kemudian disahkan oleh pengadilan banding," kata kementerian itu. kejahatan berlangsung sekitar satu setengah tahun lalu dan direncanakan, kata mereka. Dia menunggu sampai keberangkatan putra majikannya yang berusia 70 tahun itu untuk bekerja. Sementara, saat sang majikan melakukan shalat dhuha, ia memukul kepalanya dengan palu beberapa kali. Ketika wanita saudi berusaha untuk lari ke ruangan lain, dia mengikutinya dan ditusuk di leher. pelayan itu, setelah mencuci noda-noda darah dari tangannya, mencoba melarikan diri. Dia meninggalkan tkp dengan taksi, tetapi sopir taksi merasa ada sesuatu yang salah dengan wanita itu dan menyerahkan ke kantor polisi al- mansour. Polisi kemudian melakukan investigasi dan dia mengakui kejahatannya. media ini menutup tulisannya dengan menyatakan sekitar 70 persen dari 1,2 juta warga indonesia di arab saudi adalah bekerja sebagai pembantu rumah tangga.
kesalahan ruyati sangatlah digolongkan kejam. Dengan sengaja menganiaya korban berusia lanjut yang sedang sholat. Dan apa yang terjadi di indonesia.
atas dasar nasionalisme peduli nasib sesama sebangsa dan setanah air. Maka mereka smua Buta dan bicara asal dengan teatrikal dengan wawasan sempit dan tak berakal.
Lihat Mahasiswa kita berdemontrasi seolah menyalahkan arab saudi yang menjunjung hukum dinegaranya. Bukannya kita tau bahwa 'dimana bumi dipijak maka disitu langit dijunjung' artinya kita harus hargai hukum yang berlaku disana. Intinya adalah katakan yang salah itu salah dan benar itu benar. Meski saudara sedarah kita yang melakukan kesalahan wajib dipersalahkan. Dan jangan pernah membenarkan sesuatu yang salah. Justru prihatin dengan mahasiswa kita yang mestinya terpelajar malah bersikap tak wajar tanpa belajar memahami masalah terlebih dahulu. Mestinya segala tindakan mestilah mendahulukan akal. Saya ketawa melihat demo besar2an disertai teatrikal yang dipertontonkan namun dasarnya adalah membela sesuatu yang salah.
Belum lagi yang memberikan sumbangan pada pembunuh yang kejam dengan dalih koin peduli untuk ruyati. Dan pengalangan dana anak2 SD yang dimotori Guru2nya... dan belum lagi media televisi yang seolah menutup kesalahan Ruyati dan dalam hal ini menyalahkan Pemerintah....
Mungkin Pemerintah wajib melindungi warganya namun untuk kasus ini pemerintah tersa enggan melakukan pembelaan terhadap sesuatu yang nyata salah secara hukum. Dan apa lagi kita tak bisa mencampuri hukum yang berlaku dinegara orang lain.
jika saya pikir untuk kasus seperti ini tidak perlu dibela sebab salah sudah semestinya dipersalahkan. Jika pemerintah terus membela sesuatu yang sudah jelas melanggar Hukum dan norma kemanusiaan maka ini akan menjadi budaya yang tak elok dan TKI diluar sana tak segan2 berbuat jahat pada orang lain. Dan pemerintah harus punya indikator dan karakteristik yang menjadi tanggung jawab Pemerintah dan mendapatkan HAK nya untuk pembelaan secara hukum.

SMKN 1 Pangkalan Lesung

Written By Unknown on Rabu, 29 Juni 2011 | 23.33

SMKN 1 Pangkalan Lesung berdiri Tahun 2005 yang terdiri dari Program kejuruan :
1. Teknik Mekanik Otomotif,
2. Teknik Elektronika Audio-Video, dan
3. Bisnis dan Manajemen Akuntansi.
Kemudian pada tahun ajaran baru 2007/2008, SMK Negeri 1
Pangkalan Lesung membuka Program Keahlian baru yaitu
Program Keahlian Teknik Informatika dengan bidang Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan.
Pada tahun ajaran 2009/2010 direncanakan membuka Program
Keahlian baru yaitu Teknik Mekanik Sepeda motor.Dengan kata lain
SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung telah menjadi SMK multi program yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
Kami menyadari bahwa dengan dibukanya beberapa jurusan,
kami harus menyiapkan sarana dan prasarana yang mendukung
kegiatan belajar mengajar. Demikian juga dengan tenaga pengajar
yang dituntut untuk mengimbangi pesatnya kemajuan teknologi
yang digunakan di industri, sehingga lulusannya dapat bersaing
dalam memasuki dunia kerja di perusahaan/ Industri.
Sekolah yang terletak di tengah industri dimungkinkan untuk
dikembangkan sedemikian rupa, apalagi dalam kabupaten pemekaran yang memiliki sumber daya alam berlimpah.
Sebagai sebuah SMK yang bertujuan untuk menyiapkan tenaga
kerja yang mampu bersaing di era global, hal-hal tersebut adalah
suatu keharusan yang semestinya diperhatikan sehingga setiap
lulusan memiliki kompetensi sesuai dengan standart kurikulum
yang mengacu pada kompetensi standart perusahaan/
industri.

Potensi Perkebunan Karet di Pelalawan

Written By Unknown on Senin, 27 Juni 2011 | 08.08

PELALAWAN-Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Pelalawan, HT Muktarudin pada Halloriau.com di Pangkalan Kerinci, Kamis (23/6) kemarin menyatakan kultur tanah di empat kecamatan yang ada di Kabupaten Pelalawan dinilai sangat cocok dijadikan lahan Karet. ''Empat kecamatan yang dinilai memiliki kultur tanah yang bagus untuk perkebunan karet itu diantaranya Kecamatan Teluk Meranti, Kerumutan, Langgam, dan Bunut,'' ungkapnya.
Oleh sebab itu, pihaknya sengaja memilih lokasi ini untuk membudidayakan salah satu jenis komoditi perkebunan tersebut. Apalagi karet juga memiliki nilai ekonomis yang cukup baik.
Sedangkan dana yang dialokasikan untuk program budidaya karet pada tahun ini, lanjutnya, menelan dana Rp 2,2 Milyar rupiah yang berasal dari bantuan sebesar Rp1,3 milyar dan dari dana alokasi khusus sebesar Rp 900 juta. Diharapkannya dana tersebut bisa  mendukung kegiatan yang akan mendukung program lain, seperti program kebun desa. (And)

Sumber : Halloriau.com

Medco Bangun Rumah Pintar di Kerumutan

Sebagai wujud kepedulian kepada dunia pendidikan, PT Medco akan mendirikan rumah pintar di
Kerumutan yang nanti nya bisa dipergunakan pelajar yang ada di Kerumutan untuk menambah ilmu dan pengetahuannya. Rumah pintar merupakan penyempurnaan dari taman bacaan yang bukan hanya berisikan buku buku pengetahuan saja. Namun juga disediakan fasilitas komputer dan pendukung lainnya. Hal ini diungkapkan oleh Humas PT Medco Marwan Umar kepada riauonline.com. “Kita akan bangun rumah pintar di Kerumutan, ini merupakan wujud kepedulian Medco terhadap dunia pendidikan melalui program Community Depelovement (CD )” ujarnya. Masih menurut marwan pada saat ini pihak Medco tinggal
merealisasikan program tersebut, lokasi bangunan telah tersedia maupun buku buku bacaan juga telah ada tinggal menunggu pembangunannya. ''Segala sesuatunya telah dipersiapkan, tinggal emmbangunnya saja, buku bukunya pun telah tersedia, insya Allah dalam waktu dekat bakal terealisasi ” lanjutnya. Dengan dibangunnya rumah pintar di Kerumutan, Medco berharap masyarakat terutama para pelajar dapat memamfaatkan fasilitas tersebut untuk pengetahuan masyarakat
Sumber : Riauonline.com

SMKN I Kuala Kampar Kekurangan Lokal

Written By Unknown on Minggu, 26 Juni 2011 | 20.42

KUALA KAMPAR-.Karena bangunan yang
ada dianggap sudah kurang memadai. Sehingga masyarakat
mengharapkan agar SMKN I Kuala Kampar butuh penambahan
ruang belajar.
Hal tersebut diungkapkan Kades Desa Sei Emas Kecamatan Kuala
Kampar, Samsuria, terkait keadaan disalah satu sekolah yang
diharapkan bisa menjadi pusat peningkatan SDM masyarakat
diwilayah pesisir tersebut, kamis (7/4). Apalagi keberadaan di
SMKN I dipandang masyarakat setempat sebagai pusat pelatihan
bagi siswa yang akan langsung mencari pekerjaan.
“Masyarakat kami sangat senang dengan keberadaan SMKN I
diwilayah kami. Dengan materi pendidikan yang mempersiapkan
lulusannya agar siap bekerja sangat sesuai dengan kemampuan
ekonomi kami, yang sulit menyekolahkan anak hingga kebangku
perguruan tinggi, ” ungkapnya.
Sebab bagi masyarakat yang berada diujung muara sungai
kampar tersebut, dikatakan Samsuria hanya mengandalkan mata
pencarian sebagai petani kecil, buruh tani dan pencari ikan.
Jangankan untuk membiayai kuliah anak yang tentunya
membutuhkan biaya yang tak murah, untuk menuju ke ibukota
Pangkalan Kerinci saja, masyarakat diwilayah Kuala kampar harus
merogoh sakunya dalam-dalam untuk sewa kapal.
“Sehingga yang kami butuhkan memang sekolah yang bisa
memberikan keterampilan untuk membuka lapangan kerja dan
bisa bersaing dalam dunia kerja. Tapi ironisnya, ruang sekolah
yang ada sekarang tak lagi menampung para siswanya. Buktinya,
kami sering melihat siswa yang belajar hingga keteras kelas,
karena sempitnya kelas yang tersedia, ” katanya.
Oleh sebab itu Samsuria menyampaikan harapan masyarakatnya,
agar SMKN I bisa mendapatkan penambahan ruang belajar yang
baru. Apalagi yang menjadi siswa di SMKN I tak hanya berasal dari
desanya, tapi juga desa lain yang berada disekitar Desa Sei Emas.
Selain itu Samsuria juga berharap agar pemerintah memberikan
semenisasi terhadap akses jalan disekitar sekolah. Sebab saat
musim hujan tiba, para siswa terpaksa mengalami kesulitan
berjalan akibat sepatu yang lengket ditanah kuning, saat menuju
atau pulang dari sekolah.
“Akibatnya konsentrasi belajar menjadi berkurang akibat memakai
sepatu yang telah berbalut Lumpur kuning, ditambah ruang
sekolah yang otomatis menjadi kotor akibat Lumpur dari sepatu
siswa, juga akan mengurangi rasa nyaman belajar diruangan
tersebut, ” ungkapnya.** *

Persiapan MTQ Kabupaten Pelalawan Hampir Rampung 85 Persen

HIPMAWAN- MTQ kabupeten Pelalawan yang akan diadakan di Kecamatan Pangkalan Lesung dikabarkan telah rampung hampir 85%. Camat Pangkalan Lesung Hanafie S.Sos yakin
persiapan lokasi MTQ X Tingkat Kabupaten Pelalawan akan
rampung sesuai tenggang waktu yang ditentukan. Bahkan saat ini beliau mengaku telah mencapai 85 persen tahap akhir persiapan Penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Pelalawan yang akan dilaksanakn pada 7 hingga 14 Juli mendatang. Diharapkan pada waktu yang tersisa saat ini sgal sesuatu persiapan telah rampung 100
persen,'' sebelumnya telah dipersiapkan pemondokan kafilah yang berada tak jauh dari tempat penyelenggaraan MTQ dan telah siap untuk ditempatkan dan segala sesuatunya yang bisa mengganggu kenyamanan para peserta. Hal ini sangat penting mengingat apabila nantinya para peserta kurang nyaman dan tentunya akan mengganggu konsentrasi mereka selama jalannya pertandingan. ***

Pangkalan Lesung Kelurahan Terbaik Seriau

Lagi-lagi usaha Kabupaten Pelalawan dibidang pengembangan dan pemberdayaan pemerintah desa menuai pengakuan setingkat provinsi. Kelurahan Pangkalan Lesung ditetapkan sebagai kelurahan terbaik se Provinsi Riau pada lomba desa dan kelurahan se Riau yang digelar baru-baru ini. Nilai yang dikumpulkan kelurahan ini lebih baik dari 11 kelurahan lainnya. Di tempat kedua dan ketiga masing-masing adalah kelurahan dan  kelurahan Sekar Mawar, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu dan Kelurahan Purnama, Dumai Barat. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPM)PD) Pelalawan Drs H Kashar Haroen  mengatakan, pemenang lomba kelurahan ditetapkan Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP Nomor 761/
VI/2011 tanggal 24 Juni 2011. ‘’SK penetapan juara sudah sampai ke tangan kami, ditandatangani oleh pak  Gubernur Riau. Dalam SK tersebut disebutkan Kelurahan Pangkalan Lesung menjadi juara pertama kategori kelurahan, ’’ terang Kashar Haroen, Ahad (26/6). Menurut Kashar Haroen, prestasi ini diperoleh berkat kerja keras semua pihak terutama pemerintah kelurarahan dan masyarakatnya. Selain itu ia juga memuji pemerintah Kecamatan Pangkalan Lesung yang dianggap punya andil besar selaku pembina.
‘’Menurut hemat saya keberhasilan seperti ini sangat membanggakan. Ini bukti pembinaan yang dilakukan pihak kecamatan cukup efektif. Dan masyarakat berperan aktif bersama pemerintahan kelurahan dalam proses pembangunan, ’’ terangnya. Sebelumnya awal tahun lalu Kelurahan Pangkalan Lesung ditetapkan menjadi juara pertama lomba kelurahan se Kabupaten Pelalawan. Di tingkat kabupaten, Pangkalan Lesung  berhasil meraih nilai tertinggi dan menang tipis atas Kelurahan Pangkalankerinci Timur dan Kelurahan  Pelalawan. Atas prestasi ini Pangkalan Lesung berhak atas piagam penghargaan dari Gubernur Riau serta uang tunai puluhan juta rupiah. Selain itu akan mewakili Provinsi Riau pada lomba kelurahan tingkat nasional tidak lama lagi. Untuk kategori desa, wakil Kabupaten Pelalawan juga berhasil mengukir prestasi yang membanggakan. Desa Kampung Baru, Kecamatan Ukui keluar sebagai juara kedua dalam ajang ini.
Sementara juara pertama diraih Desa Kerinci Kanan kabupaten Siak, dan tempat ketiga Desa Sepahat, Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis. Camat Pangkalan Lesung H Hanafie SSos ketika menerima kabar kemenangan binaannya mengaku sedikit terkejut karena gembira. ‘’ Saya bersyukur atas hasil yang diraih. Kemudian ke depan kita akan mempersiapkan diri mewakili Provinsi Riau pada lomba kelurahan tingkat nasional, ’’ jelas Hanafie.(nto)

Sumber : Riaupos.com

Musyawarah Luar Biasa Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pangkalan Lesung

Written By Unknown on Senin, 20 Juni 2011 | 08.43

Hipmawan News (HN), Ikatan pelajar dan Mahasiswa Pangkalan Lesung (IPMAPALES) mengadakan Musyawarah luar biasa pada selasa Malam 20 Juni 2011. muslub tersebut berlangsung dengan agenda pembubaran kepengurusan lama dan pemilihan calon kepengurusan 2011-2012. pada pemilihan tersebut terpilih tiga kandidat yang dipercaya untuk memegang kepengurusan IPMAPALES 2011.
 calon pertama diwakili oleh agus dan purwanto dengan visi dan misi membangun kebersamaan antar pelajar dan mahasiswa pangkalan lesung yang dinilai terombang ambing, Calon kedua adalah Romi dan Jumriadi dengan dengan visi ingin mengadakan Turnamen Futsal antar pelajar dan mahasiswa pangkalan lesung sedangkan untuk calon yang ketiga adalah Rizki dan Arsad dengan visi akan memperkenalkan kembali nama Ipmapales dikalangan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan.

pemilihan berlangsung secara langsung pemungutan suara pada semua peserta muslub yang hadir sebanyak 24 orang dengan perolehan suara pada masing-masing kandidat
1. Agus - Purwanto (6 Orang)
2. Romi - Jumriadi (11 Orang)
3. Rizky - Arsad (6 orang)
dan terdapat suara yang tidak sah satu orang. dengan perolehan ini maka terpilihlah secara langsung dan seksama melalui keputusan bersama menetapkan no urut dua dari pasangan Romi Sebagai Ketua dan Jumriadi sebagai Wakil Ketua IPMAPALES 2011/2012

pada sesi acara ditutup oleh senior IPMAPALES saudara Ondok dengan memberikan ucapan SELAMAT bagi kandidat yang terpilih secara demokratis sebagai pemegang amanat kepengurusan  Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pangkalan Lesung kedepannya.***




















Kalo Tersandung Hukum Pasti Sakit

Written By Unknown on Jumat, 17 Juni 2011 | 09.06

susahnya menegakan hukum dinegeri ini diakibatnya banyaknya orang2 pintar yang mengcracking hukum. banyaknya orang pintar yang tak bermoral membuat negeri ini seakan carut marut. tak hal para koruptor yang terjerat hukum mulai sakit dan beralasan manangguhkan hukum untuk berobat keluar negeri.. puiiiiiihhhh...
bosan, seakan telah menjadi tradisi pada kalangan atas untuk lari dari jeratan hukum.dengan alasan yang itu2 aja...

Nazarudin Norak lo... baru jadi saksi lari ke singapore gimana kalo jadi tersangka mungkin lo kabur ke neraka.. aminnn

PMB UIR Gelombang Kedua Segera dibuka

buat teman2yang belum daftar atau gagal pada gelombang pertama PMB UIR 2011 pihak Universitas Islam Riau akan membuka Ujian Test PMB gelombang kedua pada Tanggal 20 Juni 2011. nah buat kamu yang ingin daftar buruan dapatkan formulirnya segera. semoga sukses dan tetap berdoa dan usaha dengan iktiar dengan hati...

salam sukses. Hipmawn pekanbaru

Daftar Kelulusan PMB-UIR Gelombang Pertama TA. 2011

Written By Unknown on Kamis, 16 Juni 2011 | 23.59

bagi sahabat calon mahasiswa/mahasiswi kabupaten pelalawan yang ingin mengetahui kelulusan PMB-UIR Gelombang pertama secara online. sahabat bisa mengunjungi web resmi Universitas Islam Riau atau KLIK DISINI untuk informasi lebih lanjut. dan untuk pencarian cepat silahkan tekan CTRL+F untuk kotak pencarian di browser dan ketikan nama atau No urut peserta. terima kasih
DAFTAR KELULUSAN PMB UIR GEL. PERTAMA 2011

Bagito untuk mengikat tali perrsaudaraan dipelalawan

Mendung bergayut di langit pesisir Sungai Kampar. Namun, mega yang kelam itu tidak menyurutkan minat warga Ujung Pantai Desa Pelalawan, di tepian Sungai Kampar untuk menyaksikan upacara Bergito.

Tua-muda, tuan-puan, dan dara-dara Melayu dengan mengenakan pakaian adat sempat, laki-laki dengan pakaian Teluk Belanga dan perempuan memakai Baju Kurung berduyun-duyun menuju bangunan yang merupakan rumah panggung, tepatnya di belakang kantor Camat Pelalawan.

Petang itu merupakan hari istimewa bagi masyarakat Ujung Pantai Desa Pelalawan karena akan diadakan upacara Bergito antara warga eks Kerajaan Pelalawan (Riau) dan Kerajaan Melaka (Malaysia). Upacara Bergito itu dilakukan antara pewaris takhta Kerajaan Pelalawan, H Tengku Kamaruddin Harun dan Bupati Pelalawan dengan Ketua Kementerian Melaka bersama dengan masyarakat Kerajaan Negeri Melaka.

Bergito sendiri merupakan upacara adat dalam "mengangkat saudara" yang terdapat dalam masyarakat Kabupaten Pelalwan. Kata "Gito" sendiri berasal dari "Gita" (Sanksekerta) yang bermakna nyanyian atau lagu.

Dahulu kala, setiap perhelatan pengangkatan atau pengakuan saudara dilakukan dengan acara dendang atau nyanyian lagu pujian-pujian yang intinya mengharapkan agar peserta upacara alam keadaan sehat, selamat dan sejahtera.

Pelaksanaan pengangkatan saudara itu pun beragam cara. Ada dengan "bertukar darah", masing-masing menusuk jarinya kemudian saling menempelkan darah yang keluar sebagai tanda sehidup-semati, dunia-akhirat. Atau, ada juga dengan cara meneteskan darah ke dalam mangkuk. Kemudian darah tersebut diaduk bersama-sama lalu disiram ke badan atau bahkan diminum seteguk seorang.

Cara lain pengangkatan saudara adalah dengan menempatkan kedua belah pihak yang Bergito duduk di atas satu tikar, satu bantal atau disebut juga "selapik seketiduran, sebantal setali darah". Kemudian keduanya mengucapkan sumpah "Pergitoan" yang intinya kedua belah pihak sudah mengangkat sumpah sebagai saudara.

H Tenas Effendy, Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Melayu Kabupaten Pelalawan, menyebutkan, upacara adat "Gito" sudah menjadi adat yang diwariskan turun-temurun oleh para leluhur. Acara adat itu tidak saja dilakukan kalangan rakyat biasa tetapi juga oleh para Raja dan Pembesar Kerajaan.

Sejarah Pelalawan mencatat, bahwa ketika Sultan Assyadisyarif Abdurrahman (1798-1822) pernah melakukan upacara "Gito" dengan Maharaja Lela II Raja Pelalawan (1775-1798) yang beliau gantikan.

Dengan "Pergitoan" itulah pucuk-pucuk pemerintahan di Pelalawan berjalan aman dan damai. Karena semua pihak merasa hidup bagaikan "bersaudara kandung".

Para Batin, yakni Pucuk-pucuk Suku di Kerajaan Pelalawan kerap juga melakukan upacara "Pergitoan" dengan puak (suku) atau kelompok lain. Bahkan sampai ke puak-puak di luar wilayah Kerajaan Pelalawan.

Bagi "Saudara Gito" yang sudah diresmikan secara adat terdapat beberapa pantangan. Pantang larang itu antara lain pantang aniaya-menganiaya, patang usik-mengusik, pantang buruk-memburukkan, pantang iri-mengiri, pantang dengki-mendengki, dan seterusnya.

"Sesama 'Saudara Gito' tidak boleh kawin-mengawini (menikah). Jika memaksa juga hendaknya ditebus dengan tebusan sesuai hukum adat yang berlaku di daerah itu," tutur Tenas lagi.

Prosesi
Proses "Pergitoan" antara masyarakat Kabupaten Pelalawan dan masyarakat Melaka (Malaysia) pada akhir pekan lalu, berjalan cukup hikmad. Bahkan, uniknya nuansa mistis menyelimuti prosesi tersebut.

Angin kencang dan hujan deras mengguyur tempat berlangsungnya upacara pengangkatan 'Saudara' itu. Namun, para pengunjung tidak bergeming dari tempat duduk mereka. Upacara "Bergito" pun dimulai oleh Sekretaris Umum Lembaga Kerapatan Adat Melayu Kabupaten Pelalawan, Tengku Zulmizan F Assegaf;

"Assalammualaikun warahmatullah hi wabarakatuh… Encik-encik dan puan-puan Yang Raja dengan daulatnya Yang Datuk dengan tuahnya Yang Penghulu dengan marwahnya Yang Batin dengan martabatnya Yang Alim Ulama dengan petuahnya Yang Cerdik Pandai dengan amanahnya Yang Hulubalang dengan gagahnya….

Encik-Encik, Tuan-Tuan, Puan-Puan ahli Majelis yang kami muliakan Sudah lama langkatnya condong Barulah kini tangkainya patah Sudahlah niat dikandung Barulah kini disampaikan Allah
Ada pun niat kami adalah meny lenggarkaan Adat Begito antara masyarakat Kabupaten Pelawan bersama pemerintahannya dengan masyarakat Kerajaan Negeri Melaka bersama pemerintahannya"

Setelah upacara "Pergitoan" antara masyarakat Pelalawan yang diwakili oleh Bupati Tengku Azmun Jaafar dan pewaris Kesultanan Pelalawan dengan Kerajaan Melaka diwakili oleh Yang Amat Berhormat Ketua Menteri Melaka Datuk Sri Muhammad Ali Muhammad Rasam, para "Saudara Pergitoan" itu pun ditepungtawari oleh petinggi adat, masyarakat dan para pengunjung. Usai makan bersama, upacara ditutup dengan doa. (SH/denny winson)

Daftar Fakultas dan Jurusan UIN Suska Riau

Daftar Fakultas Dan Jurusan Yang Ada di UIN SUSKA Riau Pekanbaru - Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru merupakan kampus madani yang memiliki beberapa nama fakultas dan jurusan yang ternama. Beberapa fakultas yang ada di kampus UIN SUSKA Riau Pekanbaru diantaranya adalah : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Fakultas Ushuluddin, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Psikologi, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, Fakultas Pertanian dan Peternakan.

Sedangkan jurusan yang ada di tiap fakultas di kampus UIN Suska Riau, dapat dilihat pada daftar Fakultas dan Jurusan dibawah ini :

Fakultas Sains dan Teknologi :
Jurusan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Industri, Jurusan Sistem Informasi, Jurusan Matematika Terapan, Jurusan Teknik Elektro.

Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum :
Jurusan Ahwal al-Syakhshiyah, Jurusan Muamalah, Jurusan Ilmu Hukum, Jurusan Jinayah Siyasah, Jurusan Ekonomi Islam, Jurusan D3 Perbankan Syariah, Jurusan Perbandingan Hukum & Mazhab.

Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial :
Jurusan Manajemen, Jurusan Akuntansi (S1), Jurusan Administrasi Negara, Jurusan D3 Akuntansi, Jurusan D3 Manajemen Perusahaan.

Fakultas Ushuluddin :
Jurusan Aqidah Filsafat, Jurusan Tafsir Hadis, Jurusan Perbandingan Agama.

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi :
Jurusan Ilmu Komunikasi, Jurusan Manajemen Dakwah, Jurusan Program D3 Pers dan Garfika, Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam, Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam.

Fakultas Pertanian dan Peternakan :
Jurusan Peternakan dan Jurusan Pertanian.

Fakultas Psikologi :
Jurusan Psikologi.

Fakultas Tarbiyah :
Jurusan Pendidikan Agama Islam, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Jurusan Kependidikan Islam, Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Jurusan Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Jurusan Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan IPS Ekonomi.

Daftar Nama dan Email Dosen Propinsi Riau






Daftar Dosen - Riau


Nama: Jatwoko.ST
E-Mail: wokost@yahoo.com
Saya asal dari Riau dan saya 30 [ p ].
Fakultas
saya: Teknik Informatika
Kampus saya: STMIK
RIAU
Di daerah: Pekanbaru
Propinsi:
Riau
Homepage Kampus: http://
Saran:
saran saya sebaiknya homepage
ini menyediakan konsultasi mengenai materi-materi
kuliah ataupun informasi terbaru mengenai
pendidikan
Tanggal: 24/11/2001
Nama: Warsono Hadi Sumarto
E-Mail: warsono_se@yahoo.com
Saya asal dari Batam dan saya 29 [ P ].
Fakultas
saya: EKONOMI AKUNTANSI
Kampus saya: STIE IBNU
SINA
Di daerah: BATAM
Propinsi:
RIAU
Homepage Kampus: http://
Saran:
Cukup Bagus, Gampang
Diakses
Tanggal: 28 Jan 2002
Nama: Prof.DR.Dr.Ir.Drs.H.Fauzun.S.Kom,
SH.SE.S.Pd.M.Sc,P.Hd
E-Mail: uzun@HOTMAIL.COM
Saya asal dari RIAU dan saya 30 [ p ].
Fakultas
saya: TEKNIK INFORMATIKA
Kampus saya: STMIK
RIAU
Di daerah: PEKANBARU
Propinsi:
RIAU
Homepage Kampus: http://
Saran:
pendidikan itu sangat, bagus,
seperti pepatah tua, tuntutlah ilmu sampai
keliang kubur, biarpun itu harus sampai ke negeri
cina
Tanggal: 09/05/2002
Nama: Edwar Ali
E-Mail: arin29_koe@yahoo.com
Saya asal dari Riau dan saya 29 [ P ].
Fakultas saya: Manajemen Informatika
Kampus saya: AMIK Riau
Di daerah: Pekanbaru
Propinsi: Riau
Homepage Kampus: http://www.stmik_amik_riau.ac.id
Saran:
Hal yang perlu disoroti dalam penyerapan IPTEK adalah masih lemahnya Kemampuan berbahasa Inggris di Kalangan Mahasiswa mapupun Dosen. Selama ini metode pembelajaran B. Inggris terasa kurang tepat, karena tidak menekankan pada sosiolinguistic, strategic, diskursus dan grammar. Kalau ingin bisa berbahasa inggris maka anda harus pergi ke negara yang memakai bahasa inggris, atau baca kulturnya dg bhs inggris.
Di bidang ilmu komputer.. minat mhs masih rendah karena mereka kurang mendapatkan perbandingan dengan dunia luar seiring dengan rendahnya motivasi belajar.


Tanggal: 22/01/2003
Nama: Drs. H. Chan Sirdi, B.Sc, MLS
E-Mail: chansirdi@yahoo.com
Saya asal dari Riau dan saya 68 [ P ].
Fakultas saya: Manajemen Informatika
Kampus saya: AMIK Riau
Di daerah: Pekanbaru
Propinsi: Riau
Homepage Kampus: http://www.stmik_amik_riau.ac.id
Saran:
Ilmu adalah sebagai sarana untuk mengaktualisasikan Diri Kita Yang Sebanarnya
Tanggal: 22/12/2001

Nama: Edwar Ali, S.KOM
E-Mail: edwarali@hotmail.com
Saya asal dari Sumatera Barat dan saya 31 [ P ].
Fakultas saya: Manajemen Informatika & Tekhnik Komputer
Kampus saya: AMIK Riau
Di daerah: Pekanbaru
Propinsi: Riau
Homepage Kampus: http://stmik_amik_riau.ac.id
Saran:
Penguruan tinggi merupakan titian untuk pengkaderan generasi muda di dalam menentukan minat dan bakat yang akan dikembangkannya di masa yang akan datang. Dilain pihak perguruan tinggi hanya sebagai mediator/fasilitator didalam pencapaian setiap minat dan bakat mahasiswa tsb
Tanggal: 13/03/2003
Nama: M. Ali Muttaqin, SE, MM
E-Mail: ali@uib.edu
Saya asal dari Jawa Tengah dan saya 30 [ P ].
Fakultas saya: Fakultas Ekonomi
Kampus saya: Universitas Internasional Batam
Di daerah: Batam
Propinsi: Riau
Homepage Kampus: http://www.uib.edu
Saran:
Viva... Pendidikan
Tanggal: 15/07/2003
Nama: Agus Riyadi, SST.Par
E-Mail: agus@uib.edu
Saya asal dari DKI JAKARTA dan saya 26 [ P ].
Fakultas saya: Fak.Ekonomi Jurusan Manajemen Perhotelan
Kampus saya: Universitas Internasional Batam
Di daerah: Batam
Propinsi: Riau
Homepage Kampus: http://www.uib.edu
Saran:
Hidup dosen,
Saya membutuhkan untuk rekan-rekan untuk bergabung memajukan pendidikan diseluruh Indonesia khususnya Batam melalui UIB.
Tanggal: 16/07/2003
Nama: Sabarman Saragih, ST
E-Mail: sabarmansa@eudoramail.com
Saya asal dari Sumatera Utara dan saya 25 [ P ].
Fakultas saya: Jurusan Teknik Sipil / Fakultas Teknik
Kampus saya: Politeknik Bengkalis
Di daerah: Bengkalis
Propinsi: Riau
Homepage Kampus: http://
Saran:
Assalamu 'alaikum wrwb,


Maaf, to the point aja ya!

Salah satu kendala terbesar bagi kami tenaga pengajar di luar daerah adalah keterbatasan tenaga ahli pada bidang kami masing-masing (dalam hal ini saya bidang T.Sipil). Kondisi ini diperparah lagi dengan ketidaktersediaan sarana buku dan sarana informasi yang memadai (internet misal, kalaupun ada mungkin sangat jarang dan tarifnya mahal).

Oleh karena itu saya menyarankan agar pthp menyediakan :

1. Orang-orang yang ahli pada berbagai bidang ilmu yang bisa di hubungi secara umum

2. Menyediakan daftar buku-buku (klo bisa daftar isinya atau abstraknya sekalian), jurnal, laporan penelitian, dan isu-isu terbaru masa kini yang erat kaitannya dengan perkembangan mutakhir, dan semuanya bisa diperoleh atau bisa diakses
Tanggal: 12/09/2003
Nama: Syahrizal, ST
E-Mail: djalls_rgt@yahoo.com
Saya asal dari Riau dan saya 30 [ P ].
Fakultas saya: Teknik Perkapalan
Kampus saya: Politeknik Bengkalis
Di daerah: Bengkalis
Propinsi: Riau
Homepage Kampus: http://www.bengkalis.go.id/politeknik.html
Saran:
Dikti sebaiknya meninjau kelapangan untuk mengetahui keadaan sebenarnya sebuah perguruan tinggi yang telah diberi izin. (Ada perguruan tinggi yang sudah dua setengah tahun berdiri tidak punya STATUTA )
Tanggal: 01/03/2004

Nama: Sugiarto, SH
E-Mail: sugiarto@uib.edu
Saya asal dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan saya 30 [ P ].
Fakultas saya: Fakultas Hukum
Kampus saya: Universitas Internasional Batam (UIB)
Di daerah: Batam
Propinsi: Kepri
Homepage Kampus: http://
Saran:
Dana Pendidikan 20% yang dibebankan pada APBN, seyogyanya dapat diwujudkan dan direalisasikan, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan



Kurikulum pendidikan seharusnya lebih banyak pada aplikasi lapangan, karena kebanyakan teori akan menghasilkan lulusan sekolah / pergurusan tinggi yang tidak siap pakai sehingga hanya akan menambah jumlah pengangguran di negeri ini.
Tanggal: 27/5/2004

Nama: Ir. Nesdi Evrilyan, M.S.c
E-Mail: nesdi@lycos.com
Saya asal dari Riau dan saya 33 [ p ].
Fakultas saya: Fak. Sains dan Teknologi
Kampus saya: UIN Suska
Di daerah: Pekanbaru
Propinsi: Riau
Homepage Kampus: http://www.suska.ac.id
Saran:
Diharapkan agar pemerintah lebih kosentrasi dalam membenahi dan meningkatkan mutu serta derajat dunia pendidikan. Pendidikan yg bermutu dan berkualitas merupakan salah syarat untuk memajukan dan menaikkan martabat bangsa.
Tanggal: 12/07/2004
Nama: Ekki Gaddafi, S.Kom
E-Mail: ekki_gaddagi200
1@yahoo.com

Saya asal dari Riau dan saya 26 [ P ].
Fakultas saya:
STMIK RIAU
Kampus saya: AMIK - STMIK Riau
Di daerah:
Pekanbaru
Propinsi: Riau
Homepage Kampus: http://amik-stmik.ac.id
Saran:
semoga ilmu
teknologi yang kita miliki bermamfaat bagi kita, bangsa dan
agama
Tanggal: 02/09/2004
Nama: M. HASBI ZAIDI, SE, MP
E-Mail: hasbi_zaidi@yahoo.com
Saya asal dari Riau dan saya 40 [ p ].
Fakultas saya: Fakultas Ekonomi
Kampus saya: Universitas Islam Riau
Di daerah: Pekanbaru
Propinsi: Riau
Homepage Kampus: http://uir.ac.id
Saran:
saya ingin berbagi informasi dengan rekan-rekan, silahkan kontak saya di e-mail saya
Tanggal: 08/11/2004

Nama: Akmal Indra,S.Pd
E-Mail: akmalindra@yahoo.co.id
Saya asal dari Riau dan saya 31 [ P ].
Fakultas saya: Teknik Mesin
Kampus saya: politeknik Bengkalis
Di daerah: Bengkalis
Propinsi: Riau
Homepage Kampus: http://
Saran:

Tanggal: 22/10/2006
Nama: Drs. H. Erwan Jainur Ihwan, MM.
E-Mail: jainurihwan@yahoo.com
Saya asal dari Kepulauan Riau dan saya 41 [ P ].
Fakultas saya: Ekonomi
Kampus saya: STIE Ibnu Sina Batam
Di daerah: Batam
Propinsi: Kepulauan Riau
Homepage Kampus: http://
Saran:
Dalam upaya meningkatkan kemampuan dosen, pemerintah hendaknya lebih serius memperhatikan tingkat pendidikan dan keterampilan dosen swasta dengan pemberian beasiswa yang adil dan merata
Tanggal: 14/09/2007
Nama: Ir. Gunawan Tabrani, M.Si
E-Mail: gun_tabrani.yahoo.co.id
Saya asal dari Riau dan saya 49 [ p ].
Fakultas saya: Pertanian
Kampus saya: Universitas Riau
Di daerah: Pekanbaru
Propinsi: Riau
Homepage Kampus: http://www.unri.ac.id
Saran:
Kita perlu terus mengikuti perkembangan pembelajaran terkini, agar pemebelajaran kita lebih bermutu. Up date your mine.
Tanggal: dd/mm/200?
Nama: MUHAMMAD INDRA GUNAWAN,SS
E-Mail: gunarikrez@yahoo.com
Saya asal dari RIAU dan saya 32 [ P ].
Fakultas saya: ADMINISTRASI NIAGA
Kampus saya: POLITEKNIK BENGKALIS
Di daerah: BENGKALIS
Propinsi: RIAU
Homepage Kampus: http://www.polbeng.go.id
Saran:
Untuk meningkatkan KUALITAS SDM lulusan yang dihasilkan adalah dengan cara peningkatan SDM PENGAJAR (GURU&DOSEN) secara menyeluruh dan maksimal serta peningkatan sarana dan prasarana mengajar yang modern
Tanggal: 30/11/2007
Nama: Zainal Abidin, ST
E-Mail: zainal_069@yahoo.com
Saya asal dari Poltek Bengkalis dan saya 38 [ P ].
Fakultas saya: Teknik Elektro
Kampus saya: Politeknik bengkalis
Di daerah: Bengkalis
Propinsi: Riau
Homepage Kampus: http://www.polbeng_bengkalis.ac.id
Saran:
"Berpikirlah jauh kedepan jika ingin maju , baik untuk diri sendiri maupun untuk kampus tempat kita mengabdi".

Doa teman-teman diharapkan semoga saya cepat selesai menempuh pendidikan S2 di ITS-Surabaya. Pada teman - teman ditunggu kedatangannya.(18/03/08).
Tanggal: 18/03/2008
Nama: Ade P. Nasution
E-Mail: adenasoetion@yshoo.com
Saya asal dari Kepulauan Riau dan saya 40 [ P ].
Fakultas saya: Ekonomo
Kampus saya: Universitas Riau Kepulauan
Di daerah: Batam
Propinsi: Kepri
Homepage Kampus: http://
Saran:
mari kita rubah paradigma mengajar kita selama ini. pendidikan bukan untuk menjadikan orang untuk hapal, tapi pendidikan adalah untuk pembentukan karakter yang mampu berpikir dan berkarya...
Tanggal: 15/08/2008
********************************************
********************************************

Kirim Saran

Nama

Email

Telepon

Saran